Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Kemarau
Kekeringan dan Kelaparan di Somalia, Lebih dari 110 Orang Tewas
2017-03-05 18:57:45

Ada 110 tewas kelaparan di masa 48 jam dalam kekeringan di Somalia.(Foto: Istimewa)
SOMALIA, Berita HUKUM - Kelaparan mengancam Somalia akibat kemarau yang sudah mengakibatkan wabah penyakit yang menewaskan lebih dari 100 orang.

Perdana Menteri Somalia, Hassan Ali Haire, mengatakan di kawasan Bay saja, di selatan, dalam 48 jam terakhir ini 110 orang tewas kelaparan akibat kemarau yang kerontang.

Angka yang disebutkan untuk wilayah Bay ini adalah untuk pertama kalinya diungkapkan secara resmi jumlah korban tewas selama krisis. Dampak menyeluruh kekeringan di Somalia masih belum diketahui.

Lembaga-lembaga kemanusiaan mencemaskan, di Somalia akan meledak bencana kelaparan besar-besaran.

Saat ini, hampir tiga juta orang di Somalia menghadapi kerawanan pangan.

Media lokal Alldhacdo melaporkan puluhan kematian terjadi di kota Awdinle, juga di wilayah Bay, akibat kolera. Penyakit ini sering mewabah karena kurangnya air minum yang bersih.

Selasa lalu, Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Farmajo, menyatakan kekeringan ini sebagai bencana nasional.

Kekeringan di Somalia disebabkan antara lain oleh fenomena cuaca El Nino yang dampaknya menerjang kawasan timur dan selatan Afrika.

Kekeringan ini, selain berakibat pada kurangnya makanan juga menyebabkan banyak kasus dehidrasi.

Banyak sekali hewan-hewan peliharaan mati, dan bangkai-bangkai mereka teronggok di mana-mana.

A dead cowHak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionAir yang makin langka, membuat pemandangan seperti ini -teronggoknya bangkai binatang seperti sapi ini- jadi pemandanga sehari-hari.

Somalia adalah satu dari empat negara yang diidentifikasi oleh PBB sebagai negara yang terancam risiko kelaparan ekstrem- bersama dengan Nigeria, Sudan Selatan dan Yaman.

Status bencana kelaparan telah resmi dinyatakan di sebuah negara bagian di Sudan Selatan - status kelaparan resmi pertama yang ditetapkan sejak Somalia pada 2011.

PBB menggunakan kelaparan ekstrem -famine- sebagai istilah teknis, yang hanya berlaku dalam keadaan yang sangat spesifik:

- Ketika 20% dari rumah tangga tidak dapat mengatasi kekurangan pangan

- Kekurangan gizi akut melebihi 30%

- Jumlah korban tewas melebihi dua orang per hari per 10.000 penduduk

Kelaparan di Somalia dilaporkan bulan lalu oleh Komite Darurat Bencana Inggris, yang mencakup 13 lembaga bantuan kemanusiaan terkemuka.

Saat bencana kelaparan melanda Somalia tahun 2010-2012, hampir 260.000 orang meninggal.

Dalam bencana kelaparan sebelumnya, tahun 1992, sekitar 220.000 orang tewas.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Kemarau
 
Kekeringan dan Kelaparan di Somalia, Lebih dari 110 Orang Tewas
 
Sekitar 330 Juta Orang di India terkena Dampak Kekeringan
 
Ratusan Ekor Sapi Mati Akibat Kekeringan
 
Kemarau Basah Mei Sampai Agustus
 
Kemarau di Jakarta Diprediksi Hingga April Mendatang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]