Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Palestina
Kekerasan Terhadap Jurnalis, Tentara Israel Kembali Menembaki Wartawan
Monday 02 Dec 2013 16:59:34

Korban sipil dan dari kalangan Pers terus berjatuhan ditembak tentara Israel.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Foreign Press Association (FPA) atau Persatuan Wartawan Asing menuduh tentara Israel sengaja menargetkan para wartawan, setelah tentara menembakkan peluru karet dan melemparkan granat kejut pada Wartawan foto yang beridentifikasi jelas sebagai Wartawan, Senin (2/12).

"Pada Jumat sore, pasukan Israel melemparkan granat setrum kepada wartawan foto FPA, saat mereka meninggalkan Qalandia. Para anggota FPA telah angkat tangan mereka, menunjukkan kepada pasukan bahwa mereka meninggalkan tempat itu di mana titik granat dilemparkan dari jarak dekat langsung di belakang mereka," kata sumber AFP, dan sebuah pernyataan, kelompok berbasis di Tel Aviv, yang mewakili semua media Wartawan asing, termasuk AFP, mengatakan bahwa tentara penjajah israel itu menargetkan sekelompok fotografer yang sedang meliput pertempuran di persimpangan Qalandia antara Yerusalem dan Ramallah.

Tentara awalnya berpendapat insiden itu melibatkan wartawan freelance Italia yang kedapatan bahwa "peluru karet menghantam kamera Wartawan foto itu, yang berada di sekitar kekerasan demonstran, dan bukan secara sengaja ditembakkan ke arah dia, tetapi maksudnya untuk membubarkan kerusuhan, ditujukan untuk membubarkan protes," kilah seorang tentara.

Sebelumnya, seorang fotografer freelance Italia yang meliput insiden yang sama hampir dihantam wajahnya oleh peluru karet. "Untungnya fotografer sedang mengambil gambar pada saat itu, sehingga peluru karet tersebut menghancurkan kameranya bukan kepalanya. Semua fotografer bersangkutan mengenakan jaket yang jelas bertanda dan helm," kata FPA.

Tentara Israel mengatakan dalam jawaban tertulis atas pertanyaan AFP, bahwa pihaknya telah menanggapinya dengan layak setelah pengunjuk rasa melemparkan bom api dan batu kepada mereka. "Sepanjang provokasi, wartawan foto yang terlihat berdekatan dan berada di tengah-tengah para perusuh, menempatkan diri mereka dalam risiko," ujarnya.(afp/bhc/mdb)


 
Berita Terkait Palestina
 
Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
 
Terekam, Biadabnya Tentara Israel Rayakan Kehancuran RS Indonesia
 
Insiden Terbunuhnya Ismail Haniyeh Perburuk Situasi Timur Tengah
 
Muhammadiyah Konsisten Membela Palestina dari Dulu Hingga Kini
 
Enam bulan pertikaian di Gaza dalam angka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]