Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Kejari Samarinda
Kejari Samarinda Didemo: Bongkar Dugaan Skandal di Fekon Unmul
2017-01-04 21:30:46

Tampak Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (Kampak) Kaltim demo di depan kantor Kejari Samarinda.(Foto: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kurang dari sepuluh mahasiswa yang tergabung dalam Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (Kampak) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali melakukan aksi demo di Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, di Jalan M Yamin, Rabu (4/1) sekitar pukul 10.25 Wita.

Dalam aksi, mereka berorasi menagih intelijen Kejari Samarinda yang menangani temuan ?kegiatan di Pusat Kajian Pengembangan Ekonomi Masyarakat (PKPEML) Fakultas Ekonomi Bisnis?, Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda. Mereka menuntut Kasi Inteljen Kejari Samarinda agar transparansi dalam melakukan mengusut dugaan kasus kegiatan kerjasama PKPEML dengan Kabupaten Mahakam Ulu, Kutai Timur, dan Kutai Barat.

"Kami menuntut Intel Kejari transparan, ini diduga sudah ada 'deal' antara intelijen dan yang bersangkutan YK," ujar Hariman, koordinator Kampak Kaltim, disela-sela orasi didepan pintu gerbang kantor Kejari Samarinda.

Pantauan pewarta BeritaHUKUM.com di lokasi, mereka juga membagikan selebaran yang bertuliskan, diduga Jaksa sudah ada 'Deal dengan YK', dalam selebaran juga disebut Intel Kejaksaan sering menakuti pejabat dengan kasus-kasus yang lama, selain itu mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan 'Bongkar Skandal di FEKON, Intel Kejaksaan Jangan Melindungi.'

"Jika Kejari tidak serius dan bermain-main, kami akan aksi ke Kejati dan melaporkan ke Gedung Bundar (Kejagung), Jadi jangan bermain-main," tegas Hariman.

Sementara, Kepala Seksi Intelijen Kejari Samarinda Bramantyo menanggapi aksi demo dari mahasiswa yang tergabung di Kampak (Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi) Kaltim, dengan mengatakan, masih menunggu data hasil audit Satuan Pengawas Internal (SPI) kegiatan penelitian di Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Mulawarman, Samarinda.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Kejari Samarinda
 
• Besok Senin, Pengadilan Negeri Samarinda Mulai Gelar Sidang Tatap Muka
 
• Gelapkan Uang dan Barang Jaminan Rp 1,1 Milyar, Tersangka RJ Pegawai PT Pegadaian Samarinda di Ditahan Kejaksaan
 
• Kejari Samarinda Tahun 2022 Menyelamatkan Rp 5 Milyar dan Menangkap 3 Buronan
 
• Kejari Samarinda Siap Umumkan Tersangka Kasus Pengadaan Videotron, Setelah Periksa 20 Saksi
 
• Kejari Samarinda Musnahkan Barang Bukti Sitaan Kepolisian, BNN dan Balai POM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]