Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Kejaksaan Negeri Karo
Kejari Karo Penjarakan Candra Tarigan Karena Mangkir Sidang
2020-08-28 20:43:29

Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Denny Achmad (Foto: Istimewa)
KARO, Berita HUKUM - Pasca mangkir sebagai saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, bergerak cepat dan langsung menangkap dan menahan Candra Tarigan (CT). Sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Dokan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Denny Achmad pihaknya telah memahan seorang tersangka berinisial CT. Penetapan tersangka ini setelah dilakukannya pemeriksaan oleh tim dari seksi Pidana Khusus (Pidsus). Karena pada saat terjadinya kasus tersebut, yang yang bersangkutan memiliki peranan yang cukup penting.

"Pada hari ini, tim penyidik dari Pidana Khusus (Pidsus) telah menetapkan tersangka terhadap CT. Kasus yang menjerat CT masih merupakan pengembangan dari kasus korupsi pengadaan lahan TPA menyangkut Tahun Anggaran (TA) 2016," ujar Denny via WhatsApp pada Jumat (28/8).

Menurut Denny, pada saat terjadinya kasus ini CT sebagai mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karo. Keterkaitannya dikarenakan Ia memiliki kuasa sebagai Pengguna Anggaran (PA).

"Yang bersangkutan berperan sebagai Pengguna Anggaran (PA). Untuk kerugian negara yang menyangkut CT, sekitar 1,4 miliar rupiah. CT juga sudah beberapa kali kita lakukan pemeriksaan sebelum kita terapkan sebagai tersangka," imbuhnya.

Dengan demikian, Kejari Karo sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Karena sebelumnya sudah dua orang yang telah terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini perkaranya sudah disidangkan. (bh/ams)


 
Berita Terkait Kejaksaan Negeri Karo
 
• Kejari Karo Penjarakan Candra Tarigan Karena Mangkir Sidang
 
• Sidang Dugaan Korupsi Lahan TPA Dokan Karo, Saksi Candra Tarigan Mangkir
 
• Pasca Melantik Kasi Datun dan Kasubag Bin, Kejari Karo Targetkan Raih Predikat WBK dan WBBM
 
• Kejari Karo Bawa 3 Koper Usai Geledah Kantor BPKPAD Karo
 
• Kejari Karo Penjarakan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana TPA Dokan Rp1,7 Milyar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]