Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kejaksaan Negeri Karo
Kejari Karo Penjarakan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana TPA Dokan Rp1,7 Milyar
2020-07-19 06:27:30

Kedua tersangka pakai rompi, usai diperiksa oleh penyidik Kejari Karo untuk dilakukan penahanan (Foto: Istimewa)
KARO, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo telah menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi dana pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Dokan di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara. Dua orang tersangaka itu, seorangnya dari ASN, berinisial BK dan seorangnya lagi Warga Sipil berinisial R.

Sebelum dijebloskan ke penjara, keduanya diperiksa penyidik sebagai saksi, selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka pada pukul 19.30 Wib, dan langsung mengenakan rompi tahanan Kejaksaan Negeri Karo, untuk dilakukan penahanan ke Rutan Klas II B Kabanjahe, pada Jumat (17/7).

Kepala Kejaksaan Negeri Karo Denny Achmad SH MH didampingi Kasi Intel Ifan Lubis, Kasi Pidsus Andriani Br Sitohang, Kasi Pidum Firmansyah Siregar, Kasi Datun Moh Taufik menyatakan bahwa keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan tanah TPA di Desa Dokan, Kabupaten Karo.

"Kedua tersangka yakni BK seorang ASN merupakan PPK pengadaan dan R (sipil) yang merupakan konsultan studi kelayakan. Kasus ini menyangkut anggaran tahun 2015, 2016 dan 2017 APBD Pemkab Karo pada Dinas Perkim,” ujarnya kepada pewarta Berita HUKUM via WhatsApp pada Jumat (17/7) malam.

Lebih lanjut Denny mengatakan pihaknya tidak mengalami kendala dalam proses penyelidikan maupun penyidikan. Namun, selaku penyidik pihaknya masih harus mendengarkan keterangan saksi ahli dan hasil pemeriksaan keuangan terkait jumlah kerugian negaranya.

"Dari laporan yang kami terima sementara, pada kasus ini negara dirugikan sebesar Rp 1,7 Milyar. Kerugian Rp 1,7 M masih untuk TA 2015-2016. Jumlah itu masih bisa bertambah, karena kami sedang melakukan pemeriksaan untuk TA 2017,” ungkapnya.

Selain itu, orang nomor satu di Korps Adhyaksa Karo ini juga membenarkan kemungkinan adanya penambahan tersangka lagi. Karena pihaknya saat ini masih memproses kasus tersebut dan melakukan penyidikan lebih lanjut.

“Tentunya begitu. Penyidik nantinya akan terus melakukan pengembangan. Kita lihat dan tunggu hasilnya ya,” pungkasnya.(bh/ams)


 
Berita Terkait Kejaksaan Negeri Karo
 
• Kejari Karo Penjarakan Candra Tarigan Karena Mangkir Sidang
 
• Sidang Dugaan Korupsi Lahan TPA Dokan Karo, Saksi Candra Tarigan Mangkir
 
• Pasca Melantik Kasi Datun dan Kasubag Bin, Kejari Karo Targetkan Raih Predikat WBK dan WBBM
 
• Kejari Karo Bawa 3 Koper Usai Geledah Kantor BPKPAD Karo
 
• Kejari Karo Penjarakan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana TPA Dokan Rp1,7 Milyar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]