Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kejaksaan Negeri Karo
Kejari Karo Bawa 3 Koper Usai Geledah Kantor BPKPAD Karo
2020-07-21 10:18:51

Tim Pidsus Kejari Karo Bawa 3 koper usai gelisah kantor BPKPAD Pemda Kabupaten Karo (Foto: Istimewa)
KARO, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo di Sumatera Utara, bergerak dapat untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dana pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), di Desa Dokan, Kecamatab Merek, Kabupaten Karo. Tahun anggaran 2015-2017, yang diduga telah merugikan keuangan negara sebesar Rp.1,7 Miliar.

Pengungkapan dugaan tindak pidana korupsi tersebut lansung dibawah komando Kejari Karo, Denny Ahmad SH MH. Menurutnya tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Karo, saat ini telah melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi tersebut dengan melakukan penggeledahan.

"Mereka melakukan penggeledahan di kantor Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Asset Daerah (BPKPAD) yang bertempat di areal kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting, Kec. Kabanjahe, Kab. Karo. Dari kantor itu Tim Pidsus Kejari Karo membawa sebuah printer dan 3 koper berkas yang diduga ada kaitannya denga perkara dugaan korupsi tersebut untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya," ujarnya kepada Berita Hukum via WhatsApp pada Senin (20/7) malam.

Menurut Denny yang turun itu Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karo, Andriyani Sitohang, dan didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Karo, Ifhan Lubis. Mereka melakukan penggeledahan untuk membawa berkas terkait kasus pengadaan lahan TPA Tahun 2015-2017.

“Kedatangan kami ini adalah penggeledahan untuk mengambil dokumen sesuai dengan pasal 184 KUHAP, tentang alat bukti. Terkait tentang kasus TPA,” jelasnya.

Terkait hal itu, Sekretaris Daerah Pemkab Karo, K Terkelin Purba, saat disinggung mengenai kedatangan tim Pidsus Kejaksaan Negeri Karo, dirinya mengatakan kalau pihaknya kooperatif atas adanya pemeriksaan tersebut.

“Jadi ini terkait kasus TPA Desa Dokan, dan kedatangan mereka untuk mengambil berkas terkait itu. Dan kita kooperatif,” jelasnya

Seperti yang diketahui, sebelumnya Kejaksaan Negeri Karo telah menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus Korupsi dana pengadaan lahan TPA di Dokan Tahun 2015-2017 ini. Keduanya juga telah dijebloskan ke penjara karena diduga telah merugikan keuangan negara sekitar Rp.1,7 Miliar. (bh/ams)


 
Berita Terkait Kejaksaan Negeri Karo
 
• Kejari Karo Penjarakan Candra Tarigan Karena Mangkir Sidang
 
• Sidang Dugaan Korupsi Lahan TPA Dokan Karo, Saksi Candra Tarigan Mangkir
 
• Pasca Melantik Kasi Datun dan Kasubag Bin, Kejari Karo Targetkan Raih Predikat WBK dan WBBM
 
• Kejari Karo Bawa 3 Koper Usai Geledah Kantor BPKPAD Karo
 
• Kejari Karo Penjarakan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana TPA Dokan Rp1,7 Milyar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]