Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Korupsi Proyek Jalan
Kejari Karawang Gagal Eksekusi Dua Koruptor
Saturday 05 Jan 2013 08:52:16

Kejaksaan Negeri Karawang.(Foto: Ist)
KARAWANG, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri Kabupaten Karawang, Jawa Barat, gagal mengeksekusi dua orang terpidana kasus korupsi proyek jalan Badami-Pangkalan tahun anggaran 2010. Pihak Kejari kalah cepat karena kedua tersangka telah lebih dulu melarikan diri.

Dua terpidana yang gagal dieksekusi itu ialah Kabid Perencanaan Dinas Bina Marga dan Pengairan Karawang, Dede Supriyono serta Yani Widiyani, Kabag Pengendalian Program Pemkab Karawang yang juga mantan Kabid Perencanaan Dinas Bina Marga dan Pengairan Karawang.

"Kami sudah mengirim petugas Kejari Karawang dibantu personel Polres untuk mengeksekusi kedua orang itu. Tetapi rumah keduanya dalam keadaan kosong. Sampai sekarang kita sudah mencari ke beberapa tempat, tetapi masih belum ditemukan," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Karawang, Diana Wahyu Widianti, di Karawang,Jum'at (4/1).

Ia mengatakan, eksekusi baru dilakukan karena sebelumnya kedua terpidana beralasan sakit. Kondisi itu dikuatkan dengan surat keterangan dokter. Diduga dua orang terpidana kabur atau keluar dari wilayah Karawang.

Dede dan Yani sendiri merupakan terpidana korupsi di lingkungan Dinas Bina Marga dan Pengairan Karawang pada proyek pembangunan jalan Badami-Pangkalan dengan nilai proyek sekitar Rp 1 miliar.

Dalam putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Bandung, Dede divonis bebas. Tetapi pada putusan kasasi, majelis hakim memvonis Dede empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta.

Sedangkan Yani pada putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Bandung divonis dua tahun enam bulan penjara. Tetapi dalam putusan kasasinya, Yani divonis empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta.(sm/kjs/bhc/opn)


 
Berita Terkait Korupsi Proyek Jalan
 
5 dari 6 Orang Terjaring OTT KPK Ditetapkan Tersangka Kasus Proyek Jalan di Sumatera Utara
 
Kejari Karawang Gagal Eksekusi Dua Koruptor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]