Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Century
Kejaksaan Agung Inventarisir Aset Bank Century
Monday 15 Apr 2013 12:53:18

Wakil Jaksa Agung, Darmono saat ditanyai para wartawan.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Meski sejumlah perkara sudah disidangkan, namun sampai kini aset Bank Century yang sudah disita masih belum diketahui jumlahnya.

Menurut Darmono (Wakil Jaksa Agung) yang juga Ketua Tim Pemburu Koruptor di Jakarta, “kita masih inventarisir, sebab ada sejumlah kasus yang tengah disidik oleh Mabes Polri,” ujarnya, Senin (15/4).

“Aset-aset Century yang dimaksud adalah aset-aset yang berada di dalam negeri yang terkait dengan kasus dugaan pembobolan aset Century (dan bukan dari dana Bail Out Century),“ tambahnya.

Sedangkan pengejaran aset-aset Century di luar negeri, Darmono dalam kapasitas Ketua Tim Pemburu Koruptor, menyatakan, dalam tahapan pengejaran dan penyempurnaan MLA (Mutual Legal Assistance) sebagai instrumen kerjasama hukum dengan Swiss.

“Pengejaran aset di Century, khususnya terkait dengan mantan pemegang saham strategis Century, Robert Tantular, Ali Rafat terus diupayakan MLA sebagai instrumen tengah disempurnakan, kita berharap instrumen itu segera disetujui, sehingga aset yang darikan ke Swiss bisa dibawa ke tanah air,” katanya.

Pemulihan aset Century ini tidak terkait dengan kasus bail out yang berjumlah Rp 6,7 triliun, aset ini lebih terkait aset Century yang diduga telah dibawa kabur oleh Tantular Dkk, guna kepentingan pribadi.

Modus yang dilakukan dalam kejahatannya, baik dengan mendirikan perusahaan investasi (praktek bank dalam bank) hingga membawa kabur ke manca negara.(sun/kjs/bhc/rby)


 
Berita Terkait Kasus Century
 
• Asia Sentinel Akhirnya Minta Maaf Ke SBY, Partai Demokrat dan Rakyat Indonesia
 
• SBY: Tangkap dan Penjarakan Saya Kalau Fitnah Itu Benar
 
• Demo HMS Tuntut Sri Mulyani dan Boediono Mesti Dimeja Hijaukan terkait Kasus Bank Century
 
• Diluncurkan, Buku Tim Sembilan Membongkar Skandal Century
 
• Timwas Century Minta Pemerintah Serahkan Potensi Aset Yang Bisa Dikembalikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]