Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung Cegah 43 Orang Terduga Korupsi ke Luar Negeri
Wednesday 26 Dec 2012 13:13:49

Suasana Konferensi Pers, Evaluasi Tahunan di Kejaksaan Agung, Rabu (26/12).(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Evaluasi tahunan Kejaksaan Agung RI (Kejagung) berlangsung di ruangan Sasana Pradhana gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Hadir dalam kegiatan tahunan tersebut Jaksa Agung Basrief, Wakil Jaksa Agung Darmono, Jam BIN, Jam Pidum, Jam Intel, Jam Pidsus, Jamwas, Kabadiklat, Kapuspenkum. "Dalam perjalanan pengabdian kita kepada bangsa dan negara ini, khususnya dalam penegakkan hukum. Harapan masyarakat yang begitu tinggi kepada Kejaksaan Agung, namun masyarakat belum puas, hingga terjadi kesenjangan," kata Basrief Arief pada kalimat pembukaan, Rabu (26/12).

"Tentunya kedepan Kejaksaan Agung akan lebih meningkatkan kinerja dalam hal penegakkan keadilan," kata Basrief Arief. Dijelaskannya bahwa dari anggaran Kejaksaan Agung ditahun 2012 sebesar 3 Triliun lebih, telah terserap 85,22 persen, anggaran akan terpakai hingga Desember akan lebih diatas 90 persen.

Terkait adanya Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Kejagung, telah melakukan perampasan Triliunan uang dan harta para koruptor, yang telah disetorkan ke kas negara, dibenarkan oleh Basrief dengan mengatakan bahwa, "Nilai yang dirampas Satgasus dari tindak pidana korupsi, sebesar Rp 1 Triliun, 38 miliar, 490 Juta. Perbedaannya di tahun 2011 naik sebesar Rp 122 Milyar," tambahnya.

Kejaksaan Agung sepanjang tahun 2012 ini, juga telah memperoleh Pendapatan Negara Bukan Pajak, senilai Rp 667 Milyar lebih. Dan pidana khusus telah melakukan 1341 penyidikan. Sedangkan dalam kasus perdata, Kejagung telah menyelamatkan uang sebesar Rp 2 Triliun 21 Miliar.

Selain itu, Kejagung telah melakukan pencegahan puluhan orang terduga dan tersangka dalam pidana khusus. "Untuk pidana khusus korupsi, Kejaksaan Agung telah melakukan cegah pidsus sebanyak 43 orang agar mereka tidak ke luar negeri," pungkas Basrief.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Kejaksaan Agung
 
• Jaksa Agung Himbau Staf Ahli Memantau Perkembangan dan Perubahan KUHP atau KUHAP
 
• Amir Yanto Jadi Jamintel Gantikan Sunarta yang Menjadi Wakil Jaksa Agung
 
• Wakil Jaksa Agung Apresiasi Kejati Kalbar Terkait Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
 
• Ini Tujuan Wakil Jaksa Agung Berkunjung ke Riau
 
• Ini Penjelasan Wakil Jaksa Agung Terkait Undangan Konperensi Pers DPP PEKAT IB
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]