Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Perdata    
 
Tommy Soeharto
Kejagung Belum Ajukan Gugatan Baru Atas Aset Tommy Soeharto
Wednesday 24 Aug 2011 22:35:35

BNP Paribas (Foto: Istimewa)
JAKARTA-Perburuan harta milik negara dari tangan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto masih dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung). Namun, institusi yang juga bertugas sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN) hingga kini belum menyusun agenda terkait dengan gugatan baru atas aset Tommy Soeharto senilai 36 juta Euro yang masih berada di BNP Paribas.

JPN mengaku masih akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kemenkeu dan Kemenlu. Gugatan baru itu masih harus menunggu putusan Financial Intelligence Service (FIS) yang berhasil memenangkan proses judicial review yang diajukan perusahaan milik Tommy Soeharto, Garnet Investment Limited, di tingkat pengadilan banding Guernsey, distrik Inggris.

"Gugatan baru itu masih perlu kami koordinasikan dengan Kemenkeu dan Kemenlu. Dan untuk rapat koordinasinya masih belum dilakukan, baru diagendakan. Jadi saya masih belum dapat menjawab sekarang," kata Cahyaning selaku JPN dalam kasus tersebut, ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (24/8).

Cahyaning menjelaskan, telah melaporkan rencana gugatan baru ini ke Jaksa Agung Basrief Arif. Atas laporan itu, diketahui bahwa Jaksa Agung telah melaporkan ke Kemenkeu dan Kemenlu. "Tinggal kami koordinasikan saja untuk menentukan langkah selanjutnya. Nah itu yang belum, kami masih menunggu konfirmasi untuk rapat antardepartemen itu," jelas Cahyaning.

Mengenai peluang JPN untuk mencairkan uang negara tersebut, Cahyaning mengaku cukup optimis. Diharapkan uang itu segera dapat dikembalikan ke negara. "Ya, saya optimis. Kalau peluang pasti masih ada, kami tetap berupaya dengan langkah dan dasar hukum yang ada," tandasnya.(mic/bie)


 
Berita Terkait Tommy Soeharto
 
Usai Bertemu Habib Rizieq, Tommy Soeharto Bertemu Pencipta Lagu #2019GantiPresiden
 
Tommy Soeharto Kritik Pemerintahan Jokowi Soal Utang Membengkak
 
Tommy Soeharto Siap Turun Aksi Bela Islam II pada Jumat 4 Nov Besok
 
Wahh Seru Nih, Tommy Soeharto Ikut Bertarung Rebut Kursi Ketum Golkar
 
Pengacara Rudy Sutopo dan Chairul Iskandar Bantah Semua Tuduhan Tommy Soeharto
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]