Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
FSPMI
Kedubes Jepang Didemo Ribuan Buruh SPMI
Thursday 18 Oct 2012 16:10:46

Aksi Buruh FSPMI di depan kedubes Jepang (Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ribuan masa Serikat Buruh Metal Indonesia pada pukul 11:30 WIB tadi mendatangi dan mengepung Kedubes Jepang di jalan M Tahmrin, Kamis (18/10), para pendemo ini berasal dari kawasan Industri Kerawang, Bogor, Purwakarta, dan Bekasi dengan menggunakan bus.

Aksi FSPMI ini, menutut pemerintah Jepang di Indonesia untuk mencabut sistem (Union busting), yaitu perbudakan modern yang masih diberlakukan perusahan Jepan di Indonesia. Salah satunya ialah Toyota Astra Motor, Karawang. Mereka menutut agar sistem kerja Outsourching dihapuskan, dan kembali lagi memperkerjakan 20 karyawan rekan mereka yang di PHK secara sepihak oleh Toyota Astra Motor.

Mereka melakukan orasi mimbar bebas didepan pintu gerbang Kedubes Jepang. Aksi ini mendapat pengawalan cukup ketat dari Kepolisian sektor Jakarta Pusat, dan Polda Metro Jaya. Dalam orasinya, para buruh metal menuntut, untuk mengusir perusahan Jepang yang tidak mau mengikuti peraturan yang diberlakukan di Indonesaia, yaitu UU No 13 tahun 2003. Selain itu, mereka juga memutar lagu kebangsan, Indonesia Raya.

Salah seorang pendemo buruh Cikarang, Ryan Fidaus mengatakan kepada BeritaHUKUM.com, "Semoga rekan kami yang 20 orang di PHK, dapat kembali bekerja dan menghidupi keluarganya, serta menghapus sistem kerja outsourching yang masih diberlakukan sepihak oleh perusahan Jepang", pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kedubes Jepang telah menerima 6 orang perwakilan dari para pendemo, dimana 3 orang merupakan perwakilan dari buruh karyawan PT. Toyota Astra Motor, dan selebihnya Pengurus FSPMI.(bhc/put)


 
Berita Terkait FSPMI
 
• Jalankan Amanat Organisasi, FSPMI MM2100 Komitmen Lakukan Aksi Damai
 
• Buruh FSPMI Konvoi Kemenakertrans
 
• Aksi Demo Buruh di DPR Bubar Dengan Tertib
 
• Rumah Buruh Sambut Petani Blitar
 
• Kedubes Jepang Didemo Ribuan Buruh SPMI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]