Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Impor
Kedelai Impor 10.422 Ton Tiba di Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi
2018-03-26 12:51:57

10.422 ton kedelai impor dari Amerika Serikat dibongkar muat dari kapal berbendera Panama, PAC ALNATH di Pelabuhan Pelindo III Tanjungwangi Banyuwangi.(Foto: twitter)
BANYUWANGI, Berita HUKUM - Kedelai impor terus masuk ke Indonesia. Di Pelabuhan Pelindo III Tanjungwangi Banyuwangi, sebanyak 10.422 ton kedelai impor dari Amerika Serikat dibongkar muat dari kapal berbendera Panama, PAC ALNATH.

"Sudah tiga hari ini melakukan bongkar muat. Ini untuk kebutuhan Indonesia atas kedelai impor," ujar Akbar alamsyah, Supervisor Pelayanan Terminal, PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Wangi kepada detikcom, Sabtu (24/3).

Menurut Akbar Alamsyah, kapal ini sudah sandar kali kelima di Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi. Sebelumnya telah sandar sebanyak 4 kali selama periode 2017. "Untuk tahun ini baru pertama kali ini," tambahnya.

Sementara itu, General Manager PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Wangi, Lina Ratnasari mengatakan, data dari Pelindo III Tanjungwangi Banyuwangi, dalam 5 kali sandar tersebut, total kedelai impor yang datang di Pelabuhan Tanjungwangi sebanyak 80 ribu ton.

"Kami akan melayani semaksimal mungkin kegiatan bongkar muat di Pelindo III Tanjungwangi Banyuwangi. Sesuai dengan aturan, kapal yang sandar juga dilakukan pemeriksaan," tambahnya.


Sebelumnya, kedelai impor dari Amerika Serikat itu diperiksa Balai Karantina Pertanian Provinsi Jawa Timur di Banyuwangi. Tak hanya itu, kepabeanan juga melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap administrasi dan kelengkapan surat impor kedelai tersebut.

"Kapal ini sebelumnya sandar di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap. Untuk administrasi lengkap dan sudah melakukan bongkar muat," pungkasnya.

Sementara itu Pelabuhan Pelindo III Tanjungwangi Banyuwangi, selama periode triwulan 1 tahun 2018 telah disandari kapal asing sebanyak 10 unit. Dibandingkan dengan periode yg sama tahun 2017 hanya bersandar sebanyak 1 unit, sehingga terdapat peningkatan yang cukup signifikan.(iwd/iwd/detik/bh/sya)


 
Berita Terkait Impor
 
Polri Siap Tindak Tegas Impor Pakaian Bekas alias 'Lelong'
 
Kamrussamad: Waspadai Kenaikan Biaya Impor Dampak Pelemahan Rupiah
 
Anggota DPR Berharap Tidak Ada Upaya Kartelisasi Penetapan Kuota Impor
 
Pemerintah Harus Antisipasi Dampak Impor Daging Ayam terhadap Peternak Lokal
 
PKS: Pak Jokowi Katanya Benci Produk Asing, Kok Impor Beras 1.5 Juta Ton?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]