Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Amerika Serikat
Kebakaran Hebat Landa Dua Negara Bagian AS
Wednesday 07 Sep 2011 16:24:23

Ilustrasi
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Kebakaran hebat melanda dua negara bagian Amerika Serikat (AS), yakni California dan Texas sejak Minggu (4/9) waktu setempat lalu. Kebakaran menghancurkan lebih dari 1.000 rumah.

Seperti dilansir CNN, kebakaran di negara bagian California terjadi akibat kecelakaan pesawat yang jatuh di hutan wilayah Tehachapi. Api langsung membakar lahan hingga 20 km2. Kebakaran meluas akibat angin kencang, ditambah keringnya wilayah tersebut.

Tim pemadam kebakaran yang berjumlah 600 orang diturunkan ke wilayah ini. Petugas pemadam kebakaran hanya berhasil memadamkan sekitar lima persen dari api. Kebakaran diperkirakan akan menjalar ke arah tenggara ke pemukiman penduduk. Sebanyak 800 rumah yang berada di sekitarnya terancam terbakar.

Sementara di negara Texas, pemerintah bekerja keras mengevakuasi penduduk dan pemadam kebakaran berjuang menjinakkan si jago merah. Kebakaran semakin sulit dikendalikan akibat angin tropis yang berembus di wilayah AS bagian selatan sepanjang akhir pekan.

Si jago merah yang meluas akibat musim panas yang kering itu menewaskan sedikitnya dua orang. Kebakaran terburuk terjadi di wilayah selebar enam mil dan sepanjang 16 mil. Kondisi ini memaksa otoritas setempat melakukan evakuasi massal. Apalagi, badan perkiraan cuaca memperingatkan situasi akan semakin memburuk sebelum kebakaran itu dapat dikendalikan. Selama akhir pekan silam, pemadam kebakaran menangani hingga 63 titik api yang membakar wilayah seluas 13.328 hektare.

Gubernur Texas Rick Perry dari Partai Republik yang mencalonkan diri untuk memperebutkan kursi Gedung Putih pada pemilu 2012 dan sedang berkampanye di Carolina Selatan sebelum debat utama pada Rabu (7/9) malam, terpaksa terbang ke Texas saat televisi menayangkan kebakaran di negara bagiannya.

Di wilayah Bastrop, lokasi kebakaran terbesar di Texas, pejabat menyatakan sedikitnya 500 rumah telah hancur. Jumlah ini merupakan rekor kerusakan yang diakibatkan oleh satu kali kebakaran.

Sedangkan di Texas Timur, kebakaran yang meluas dengan cepat diyakini menewaskan seorang perempuan berusia 20 tahun dan anaknya.Mereka tewas karena tidak dapat keluar dari rumah mobil mereka dengan cepat. Kepala Kepolisian Gregg Maxey Cerliano menjelaskan bahwa kedua korban ditemukan tewas dekat Gladewater, sekitar 240 kilometer timur Forth Worth.

Sejak dimulainya musim kebakaran,Texas menghadapi lebih dari 20.900 kebakaran yang menghancurkan lebih dari 1.000 rumah dan membakar wilayah 1,45 juta hektare. Badai Lee sudah melemah pada Senin (5/9), tapi masih mengancam sejumlah wilayah di wilayah selatan AS dengan potensi banjir dan tornado.

Gubernur Lousiana menyatakan keadaan darurat di negara bagiannya. Lee menerjang wilayah pantai sepanjang 80 kilometer di Lafayette barat daya, membawa angin berkekuatan 45 mil per jam.(dbs/sya)


 
Berita Terkait Amerika Serikat
 
DPR AS Lakukan Pemungutan Suara untuk Makzulkan Biden
 
Amerika Serikat Lacak 'Balon Pengintai' yang Diduga Milik China - Terbang di Mana Saja Balon Itu?
 
Joe Biden akan Mengundang Para Pemimpin Indo-Pasifik ke Gedung Putih
 
AS Uji Rudal Hipersonik Mach 5, Lima Kali Kecepatan Suara
 
Sensus 2020: Masa Depan Populasi AS Bercorak Hispanik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]