Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh Timur
Kawanan Sapi Huni Taman Kota Idi Rayeuk, Aceh
Friday 01 Aug 2014 19:15:32

Kawanan Sapi huni taman Kota Idi Rayeuk.(Foto; BH/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Masyarakat Aceh Timur, warga Idi Rayeuk khususnya meminta instansi pemerintah terkait agar lebih serius dalam menata kota yang telah menjadi salah satu ibu Kota Kabupaten tersebut, semenjak hengkang dari Kota Langsa yang sudah menjadi Kota Adminitratif, amatan awak media ini pada, Jum’at (1/8) Kota Kabupaten itu di banjiri oleh kawanan lembu atau sapi.

Taman merupakan tempat yang rekreasi mini bagi warga Idi Rayek berubah fungsi, jadi tempat istirahat sapi, baik siang maupun pada malam hari. Taman yang terletak di Simpang Kuala yang bersebelahan dengan Aula Serba Guna kota Idi Rayeuk, kabupaten Aceh Timur ini sangat unik, karena yang letak di kawasan kota juga bertepatan dengan jalan lintas Sumatra Aceh (Jalinsum). Jika di lihat sepintas mata taman ini tak ubahnya seperti tumpukan-tumpukan tanah timbun yang sudah lama tidak terurus, sehingga mulai tumbuh rumput liar dan tidak terawat.

Sedikit berbeda dengan gundukan tanah di pinggir laut, karena adanya lampu kerlap kerlip lampu yang di pasang pada pohon-pohon sekitar taman. Menurut salah seorang warga Idi Rayeuk, Ilham (28) pada pewarta ini, “sejak di bangun setahun yang lalu sampai saat ini masih seperti ini. saya sangat menyayangkan melihat taman ini seperti kota tanpa penghuni," ujar Ilham.

Taman yang di bangun menghabiskan uang Negara saat ini menjadi tempat berkumpulnya kawanan sapi liar, "bukan hanya pada malam hari, hal itu juga terjadi pada siang har," sebut Ilham.

“Hal yang sama juga di sampaikan salah seorang warga Idi Rayeuk lainnya Wahyuni (32thn) dirinya sangat menyayangkan kinerja pihak Instansi terkait “ Wahai pemerintah sampai kapan taman ini akan seperti ini terus” ujar wahyuni.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh Timur
 
Kejati Aceh Tetapkan Mantan Bupati Aceh Timur Sebagai Tersangka
 
Camat Idi Tunoeng Lantik Nurdin Jalil Jadi Imum Mukim Kota Baro
 
Kemenag Aceh Timur Memperingati Maulid Nabi dan Temu Pisah Kakankemenag
 
KSDA Aceh Timur Santuni Balita Penderita Lumpuh Layu dan Hidro Sefalus
 
LSM, Ormas Minta Kajati dan BPKP Aceh Periksa Dugaan Gratifikasi Sekda Aceh Timur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]