Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Penipuan
Kasus Penipuan Divonis Delapan Bulan
Tuesday 22 Jan 2013 08:58:46

Pengadilan Negeri Tangerang.(Foto: Ist)
TANGERANG, Berita HUKUM - Majelis Hakim yang diketuai Riady hanya menjatuhkan hukuman delapan bulan penjara kepada terdakwa Dr Inike, yang didakwa telah melakukan tindak pidana penipuan. Putusan itu ditetapkan pada sidang putusan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Tangerang, kemarin, Senin (21/1).

Putusan itu, dua bulan lebih ringan dari tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roby Arfan. Sejak tuntutan diajukan, pada persidangan sebelumnya, Adrianto selaku saksi korban menyatakan, tuntutan dan putusan itu tidak akan membuat terdakwa jera.

Apalagi, imbuhnya, selama proses persidangan terdakwa tidak pernah ditahan. Padahal, dari data yang ada sebelumnya terdakwa pernah dilaporkan karena dituduh melakukan pemalsuan tanda tangan. "Meski laporan itu akhirnya dicabut," ujarnya.

Terdakwa membuka klinik di kawasan Gading Serpong, Tangerang. Dari tahun 2011, terdakwa telah mengambil perhiasan dari saksi korban, berupa barang-barang perhiasan macam kalung, gelang yang terbuat dari emas bahkan berlian.

Barang-barang itu dijual kepada para pasiennya. Namun, hasil penjualannya tidak pernah disetorkan pada korban.

Perbuatan itu akhirnya menyeret terdakwa ke meja pengadilan dan didakwa dengan Pasal 372 dan 378 KUHP.

Semula terdakwa memang sempat menyerahkan giro untuk melunasi pembayaran penjualan barang-barang perhiasan tersebut. Namun, ketika giro-giro itu akan dicairkan, ternyata semuanya ditolak pihak bank. Dari peristiwa inilah, saksi korban pun melaporkan Dr Inike.(kjs/bhc/rby)


 
Berita Terkait Penipuan
 
Dugaan Penipuan Terhadap Mantan Direktur PT. LDS, Eksepsi Kuasa Hukum: Bukan Perkara Pidana Ternyata Perdata
 
Bekas Karyawan Pinjol Jual Data Nasabah Catut Nama Bank BCA Ditangkap Siber Polda Metro
 
Angelin Pemilik Toko SJP dan SJT Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lakukan Penipuan Rp 4 Milyar
 
Empat Pria Penipu Tiket Konser Coldplay Ditangkap di Sulawesi Selatan
 
Polisi Tangkap 55 WNA terkait Dugaan Penipuan melalui Media Elektronik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]