Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Begal
Kasus Pencurian dengan Senjata Api Ilegal Belum Berkurang
Monday 13 Apr 2015 13:37:04

Ilustrasi. Begal motor dengan senjata api (senpi).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kasus pencurian dengan senjata api ilegal di wilayah hukum Polda Metro Jaya belum berkurang, khususnya pada tahun 2015. Sepanjang Januari-Maret kemarin, belum ada penurunan signifikan jumlah kasus bahkan cenderung stagnan.

Polda Metro Jaya mencatat ada sebanyak 24 kasus pencurian dengan senjata api hingga bulan Maret 2015 kemarin. Sembilan kasus terjadi pada Januari, tujuh pada Februari, dan delapan pada Maret.

Untuk mengantisipasi hal ini, kepolisian terus melakukan razia. Penemuan senjata api dengan lebih dulu sebelum digunakan untuk kejahatan dapat menekan jumlah kasus.

"Kepolisian terus berupaya menekan angka ini dengan melakukan razia untuk menemukan kepemilikan senjata api ilegal, juga senjata tajam, bahan peledak, dan narkoba," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul, Senin (13/4).

Pencurian dengan senjata api ini banyak menyebabkan kematian korbannya. Dua korban pencurian meninggal dunia pada Maret, sementara Januari dan Februari nihil.

Meski begitu, kecenderungan luka tembak berkurang. Pada Januari terdapat lima korban luka tembak, empat pada Februari, dan dua pada Maret. Wilayah terbanyak terjadinya pencurian dengan senjata api terbanyak yaitu di Tangerang dengan total enam kasus selama tiga bulan. Dua pada Januari, satu pada Februari, dan tiga pada Maret.

Sementara, wilayah lain seperti Jakarta Barat dan Bekasi ada total empat kasus, Jakarta Timur dan Depok tiga kasus, Jakarta Selatan, Bekasi, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara masing-masing satu kasus.(fb/hpmj/bh/sya)


 
Berita Terkait Begal
 
Mahasiswa UINSU di Begal HP, Pelaku Mengaku Perwira Polisi Sunggal
 
Polsek Cibinong Berhasil Gagalkan Aksi Pembegalan
 
2 Pelaku Genk Motor Begal Pengunjung Warkop Jatikramat Bekasi Ditembus Timah Panas, 5 DPO
 
Polisi: Dari CCTV, Terduga Pelaku Pembegalan Anggota Marinir Ada 4 Orang
 
Polisi Tangkap Komplotan Begal Truk Gula, 3 Pelaku Didoor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]