Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Kemenag
Kasus Laboratorium IPA di Kemenag, IBM Diperiksa Penyidik
Friday 23 Aug 2013 06:02:32

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Delapan orang Jaksa Penyidik yang tergabung dalam Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung), hingga saat ini masih terus mengembangkan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat maupun laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), di Kementerian Agama RI.

"Perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi laboratoriun IPA MTs dan MA, pada pukul 09:30 WIB diperiksa tersangka IBM JM, tim teknis pengadaan alat Laboratorium IPA MTs dan MA," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi kepada Wartawan di Jakarta, Kamis (22/8).

Kasus ini bermula karena proyek ini penuh dusta dan pengadaan yang abal-abal. Adapun tim penyidik dalam menuntaskan kasus dalam dunia pendidikan ini berjumlah 8 Jaksa Penyidik, yang dikoordinatori oleh Jaksa Penyidik Manumpak Pane serta diKetuai oleh Jaksa Penyidik Murtanto.

"Pemeriksaan pada pokoknya mengenai peranan tersangka dalam melaksanakan pembuatan spesifikai untuk laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA)," ujar Untung.

Sebagaimana diketahui, bahwa pengadaan alat Laboratorium IPA MTs Tahun 2010 nilainya Rp 27.500.000.000, dan Laboratorium IPA MA nilainya kegiatan Rp. 44.000.000.000, dimana dananya bersumber dari APBNP Dirjen Pendidikan Islam Tahun 2010.

Selain itu dijelaskan Untung, bahwa dalam kasus ini juga, dari pukul 10:00 WIB, Rabu (21/8) kemarin, diperiksa 2 Saksi yang pada pokoknya terkait peran saksi dalam mengawasi proyek diinstansi pemerintah, diperiksa Mindo R Manulang. Dan terkait peran mencari proyek-proyek di setiap instansi yang salah satunya Lab MTs dan MA di Kemenag, diperiksa Bayu Wijokongko.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Kasus Kemenag
 
• KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Menteri Agama terkait Kasus Suap Jual Beli Jabatan
 
• Langkah KPK Membantarkan Kasus Suap Romahurmuziy Dinilai Misterius
 
• KPK Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Suap Seleksi Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama
 
• Rommy Tersangka KPK, Jubir BPN: Apa Ada Kaitannya dalam Mencari Dana untuk Pilpres atau Tidak?
 
• KPK Akhinya Tetapkan Ketum PPP Romahurmuziy Tersangka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]