Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Korupsi Nikel
Kasus Dilimpahkan, Bupati Kolaka Segera Diadili
Friday 22 Mar 2013 06:00:45

Kapuspenkum Kejagung, Setia Untung Arimuladi saat memberikan keterangan pers.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Bupati Aktif Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara Drs Buhari Matta MSi yang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan nomor: Print-90/F.2/Fd.1/06/2011, tanggal 30 Juni 2011, dan tersangka Managing Director PT Kolaka Mining Internasional, Atto Sakmiwata Sampetoding akan segera diadili.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Setia Untung Arimuladi mengatakan bahwa berkas perkara yang bersangkutan telah dilimpahkan oleh penuntut umum ke Pengadilan Negeri Kendari, Sulawesi Tenggara. "Surat pelimpahan untuk tersangka Buhari Matta berdasarkan surat No. B-07/R.3.12/Ft.1/03/2013 tanggal 21 Maret 2013," kata Setia Untung Arimuladi kepada para Wartawan, di Persroom Kejaksaan Agung, Kamis (21/3).

Selain berkas perkara Buhari Matta, Kejaksaan Agung juga melimpahkan berkas perkara tersangka Atto Sakmiwata Sampetoding yang merupakan Managing Director PT Kolaka Mining Internasional (PT KMI). "Berkas perkara atas nama Atto Sakmiwata juga dilimpahkan sesuai dengan surat No. B-06/R.3.12/Ft.1/03/2013 tanggal 21 Maret 2013," kata Untung.

Buhari Matta dan Atto yang terjerembab dalam kasus penjualan nikel milik pemerintah ini telah merugikan negara sebesar Rp 24 Miliar lebih.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Korupsi Nikel
 
• Negara Rugi Rp 24 Miliar, Mantan Bupati Hanya Divonis 4 Tahun Penjara
 
• Kasus Dilimpahkan, Bupati Kolaka Segera Diadili
 
• Kasus Korupsi Bupati Buhari Matta Masuk Tahap Penuntutan
 
• Berkas Tersangka Bupati Buhari Matta Masuk Tahap 1
 
• Dicecar Puluhan Pertanyaan, Tersangka Buhari Matta Belum Ditahan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]