Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Century
Kasus Bank Century: Darmin Nasution Akan Beberkan Semua di Pengadilan
Tuesday 01 Oct 2013 18:17:28

Mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, hari ini, Selasa (1/10) mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Darmin dimintai keterangannya olah Satgas Khusus KPK, sebagai Saksi terkait Bailout Bank Century yang di anggap sistemik, yang telah merugikan Negara Rp 6,7 triliun.

Menurut Darmin, usai diperiksa mengatakan bahwa, pemeriksaannya hari ini soal proses pemberian (FPJP). Dan penetapan Bank Century berdampak sistemik.

"Saya diperiksa, tentu wartawan lebih tau, soal proses pemberian (FPJP) dan penetapan Bank Century berdampak sistemik," ujar Darmin Nasution.

Dijelaskanya lebih lanjut, pada dasarnya, saya diminta memberi kesaksian, namun sebenarnya, semuanya sudah saya sampaikan dalam rapat-rapat sebelumnya.

"Intinya, apa yang saya sampaikan. Apa yang musti saya sampaikan, itu nanti di pengadilan saja deh," ujar Darmin, sambil berlalu memasuki mobil Toyota Kijang Inova berwarna hitam.

Selain melakukan pemeriksaan, terhadap Darmin Nasution, KPK hari ini juga memeriksa Sugiharto Kusumo Atmodjo, Manager IT operation support Bank Mutiara
Muliamanan D Hadad, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dan
Besari, mantan kepala divisi pelaksanaan resolusi Bank LPS.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Century
 
• Asia Sentinel Akhirnya Minta Maaf Ke SBY, Partai Demokrat dan Rakyat Indonesia
 
• SBY: Tangkap dan Penjarakan Saya Kalau Fitnah Itu Benar
 
• Demo HMS Tuntut Sri Mulyani dan Boediono Mesti Dimeja Hijaukan terkait Kasus Bank Century
 
• Diluncurkan, Buku Tim Sembilan Membongkar Skandal Century
 
• Timwas Century Minta Pemerintah Serahkan Potensi Aset Yang Bisa Dikembalikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]