Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Hambalang
Kasus Anas Urabaningrum Seret Menteri Syarief
Friday 08 Mar 2013 14:22:37

Syarief Hasan, Menkop dan UKM saat ditanyai para wartawan di gedung KPK, Jumat (8/3).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Syarief Hasan, Menteri Koperasi dan UKM merupakan Menteri ketiga dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang datangi ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa. Syarief 'terseret' ke gedung KPK terkait permasalahan kasus dugaan korupsi Anas Urbaningrum dalam proyek Hambalang.

Namun, untuk Syarief Hasan, dirinya bukan dipanggil terkait Korupsi, melainkan pemanggilannya terkait bocornya draft Sprindik Anas Urbaningrum yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Syarief diduga mengetahui informasi soal prahara bocornya draft Sprindik yang berkaitan dengan proyek Hambalang itu.

Menteri asal Partai Demokrat ini mendatangi panggilan Komite Etik di gedung KPK, Jumat (8/3) pukul 09.00 WIB dan Ia keluar dari gedung yang terletak di kawasan Kuningan ini pukul 10.42 WIB.

Saat keluar dari gedung KPK, Syarief menyampaikan bahwa dirinya tidak mengatahu seputar bocornya draft Sprindik itu. Bahkan, Ia begitu yakin bahwa pihak Istana tidak tahu soal informasi bocornya Sprindik itu. "Pasti tidak ada. Tidak mungkin," tambahnya.

Saat ini proses pemeriksaa Saksi-saksi oleh Komite Etik KPK masih berlangsung. Jadi, jika seandainya nanti tim Komite Etik menyimpulkan bahwa ada indikasi ada pihak Partai Demokrat yang ikut andil dalam bocornya draft Sprindik ini, untuk itu Syarief tidak mau berkomentar lebih jauh terlebih dulu.

"Ya kita lihat saja nanti. Banyak (pertanyaan), tapi kebanyakan ngomong masalah hukum dan politik," terangnya.

Anas Urbaningrum, sehari setelah dirinya ditetapkan Tersangka menyampaikan bahwa banyak pihak terutama dari kader Partai Demokrat yang begitu yakin bahwa dirinya akan ditetapkan Tersangka. Padahal, kala itu KPK belum mengumumkan secara resmi.

Syarief merupakan Menteri aktif yang ketiga dalam Pemerintahan Indonesia Bersatau Jilid II yang datang ke gedung KPK dalam dua bulan terakhir ini.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan), Suswono dipanggil KPK lantaran dugaan suap kuota impor daging Sapi di Kementerian yang dipimpinnya. Satu lagi Menteri yang dapanggil Lembaga superbody ini adalah Menteri Keuangan (Menkeu), Agus Matowardjojo terkait proyek Hambalang.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Hambalang
 
Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
 
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
 
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
 
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
 
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]