Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Terbang
Karpet Terbang Buatan Mahasiswa
Friday 05 Aug 2011 03:42:02

Bagaimana mereka menciptakannya? Caranya adalah melakukan sebuah trik. Mereka meletakkan karpet di atas kotak dengan sistem cermin yang sangat spesifik

Dua orang mahasiswa dari Academy of Fine Arts di Wroclaw, Polandia, Justyna Szmczak dan Kamil Laszuk, punya inovasi unik. Mendirikan Juka Design Team pada tahun 2009 lalu, mereka kini berhasil menciptakan karpet terbang yang dinamai Allawan.

Tapi, jangan bayangkan seperti karpet terbang betulan seperti di film Alladin yang bisa membawa Anda terbang ke awan. Karpet ini hanya dirancang memberikan sensasi terbang kepada orang yang duduk di atasnya dengan merekayasa desain perabot tersebut. Dengan demikian, ketika dipandang karpet akan tampak seperti melayang. “Kami mendapatkan efek ini setelah melakukan banyak eksperimen dengan cermin dan peralatan lainnya,” kata Kamil.

Kamil mengatakan, Allawan bisa berfungsi sebagai perabot yang amat inovatif. “Anda bisa menggunakannya untuk tempat duduk beberapa orang, lounger, ganjal kaki maupun meja,” kata Kamil. Karpet ini juga bisa diletakkan di mana saja, mulai dari ruang keluarga untuk bersantai hingga gurun Sahara untuk bergaya seolah sedang terbang.

Trik yang sama dengan pembuatan karpet terbang ini, menurut Kamil, juga bisa diaplikasikan pada perabot rumah lain sehingga akan tercipta lebih banyak perabot terbang. “Kami yakin belum ada seorang pun yang menemukan efek ini dan menggunakannya dalam desain furnitur kecuali kami,” kata Kamil.(btc/biz)


 
Berita Terkait Terbang
 
• Bagaimana Mengalahkan Rasa Takut Terbang?
 
• Bisa Terbang Bukan Lagi Sekadar Mimpi ''Hoverboard'
 
• Jet Tempur Rusia Terbang Tiga Meter dari Pesawat AS
 
• AS Larang Terbang Boeing 787 Dreamliner
 
• Akibat Terbang Terlalu Rendah, Pesawat Bravo 202 Jatuh Menabrak Kantin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]