Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
CPNS
Karena Isu Miring Tes CPNS 2018 di Kaur, Pemda Kaur Lakukan Jumpa Pers
2018-10-26 05:57:21

Tampak Sekertaris Daerah (Sekda) kabupaten Kaur, Nandar Munadi, M.Si saat melakukan jumpa pers, Kamis (25/10).(Foto: BH /aty)
KAUR, Berita HUKUM - Banyaknya informasi yang beredar belum jelas ditengah -tengah masyarakat kabupaten Kaur provinsi Bengkulu beberapa hari belakangan ini, terkait proses tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), menjadikan Pemerintah Daerah (Pemda) Kaur melakukan jumpa pers dilantai dua gedung kantor Bupati Kaur pada, Kamis (25/10).

Pemda Kaur melalui Sekertaris Daerah (Sekda) kabupaten Kaur, Nandar Munadi, M.Si menyampaikan saat jumpa pers bahwa, kabupaten Kaur melaksanakan tes CPNS 2018 dipastikan dengan cara Cat UNBK Kemendikbud RI.

"Dengan pertimbangan biaya pelaksanaan tes CPNS, sudah dianggarkan pada anggaran perubahan bulan agustus 2018 yang lalu oleh DPRD kabupaten Kaur yang mencapai diatas 600.000.000," ungkap Sekda, Kamis (25/10).

Nandar mengatakan, "untuk lokasi tempat tes CPNS yakni di SMPN 8 Kaur, yang bekerjasama dengan perguruan tinggi Universitas Padjadjaran (UNPAD), mulai dari sistem komputerisasi, pengawasan dan jaringan internetnya, kegiatan pelaksanaan nantinya dilakukan dalam 4 hari, agar peserta bergantian sesuai jadwal tes yang telah di buat nantinya," jelasnya.

Sekda Kaur menambahkan juga, dalam persiapan teknis tes CPNS setidaknya ada 200 komputer yang telah tersedia untuk pelaksanaan tes seleksi CPNS tersebut, saat ini sudah ada dua ratus komputer tersedia jelasnya.

Dijelaskan Sekda bahwa, "keputusan pelaksanaan tes mandiri dilakukan dengan mempertimbangkan jarak tempuh, efisiensi waktu dan kajian ekonomis, yang dapat berdampak positif terhadap warung makan yang ada di kabupaten Kaur, saat hari tes cpns nantinya," ungkap Sekda.

Sementara pada waktu dan tempat berbeda, selain Ketua Komisi I DPRD Kaur, Denny Setiawan, SH dari fraksi partai Demokrat yang sebelumnya sudah mempertanyakan mengapa proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kabupaten Kaur provinsi Bengkulu yang termasuk daerah 'paling miskin' pendapatannya di Bengkulu mengacu pada surat keputusan Kemendikbud nomor: B/531/M.SM.01.00/2018, tanggal 16 oktober 2018 dengan sistem mandiri, yang artinya biaya kegiatan dibebankan pada daerah kabupaten Kaur.

Senada dengan rekan sesama Anggota Dewan Denny Setiawan tersebut, menurut anggota DPRD Kaur dari fraksi Partai Bulan Bintang (PBB) Abdul Hamid, Spd mengatakan kepada pewarta bahwa, terkait alokasi anggaran untuk tes CPNS Kaur sebesar sekitar Rp. 600 Juta tersebut tidak ada pengesahan dari DPRD, "Tidak ada pengesahan anggaran saat perubahan anggaran di bulan agustus 2018 yang lalu, yang peruntukannya untuk tes cpns tahun 2018 ini," jelas Hamid, Kamis (25/10).

Hamid pun menambahkan, "bila anggaran itu ada, artinya biaya tes cpns tersebut bodong," tegas Hamid.(bh/aty)



 
Berita Terkait CPNS
 
Kajati Kalbar Tinjau Langsung Tes SKD CPNS Kejaksaan RI
 
Pemprov DKI Jakarta Buka Lowongan 434 Formasi CPNS
 
Ini Alur Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK Sesuai Juknis PermenPAN-RB Terbaru
 
Rekrutmen CNPS 2019 dan PPPK Dibuka 25 Oktober, Ini Syarat dan Besaran Gajinya
 
Bupati Seluma Serahkan 249 SK CPNS Tahun 2019
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]