Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Kapolri Timur Pradopo Tembus Banjir Dengan Mobil Jeep Hardtop
Thursday 17 Jan 2013 17:27:29

Mobil Jeep Hardtop Plat Berlogo Polri: 1-00 di Jalan Jend. Sudirman, Kamis (17/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Disaat situasi sedang dalam proses mengevakuasi korban banjir, kepanikan warga yang motornya rusak akibat masuknya air banjir, serta aparat kepolisian dan Tim SAR di jalan Sudirman depan gedung UOB, tiba-tiba muncul mobil Toyota Jeep Hardtop berwarna gelap dengan pelat berlogo Polri: 1-00.

Kehadiran mobil yang ternyata membawa Kapolri Jenderal Timur Pradopo, yang langsung menerobos genangan banjir, dan mengagetkan petugas kepolisian yang berjaga di lokasi, banjir Kamis (17/1).

"Pinggir-pinggir TB 1 mau lewat geser itu semua motor, itu Kapolri," ujar seorang Provost Polda Metro Jaya sambil menggeser motor-motor yang terparkir dan menghalangi jalan orang nomer satu di kepolisian.

Saat mobil yang ditumpangi Kapolri mulai menerobos, genangan air sempat terlihat keraguan diantara petugas Polisi lalu lintas di depan gedung UOB, sambil berkata kepada para Polisi lainnya.

"Apa TMC Polda Metro sudah memberi tahu jalan ini bisa dilalui Kapolri," ujarnya.

Sambil harap-harap cemas semua pasang mata, dan tak luput juga Kakorlantas yang menyaksikan aksi petinggi Polri itu sempat berujar.

"Kapolri menggunakan mobil Jeep tinggi hingga langsung bisa menembus. Tapi bila mobil kecil tidak bisa lagi melewati jalaur ini," ujar Irjen Pudji Hartanto Iskandar.(bhc/put)


 
Berita Terkait Banjir
 
• Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
• Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
• Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
• Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
• Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]