Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Polri
Kapolri: Aksi Pembakaran Hutan Kejahatan Kemanusiaan
Tuesday 18 Mar 2014 23:05:36

Kapolri Jenderal Pol Drs Sutarman.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menanggapi bencana kabut asap di provinsi Riau Sumatera, Kapolri Jenderal Pol Drs Sutarman mengatakan dirinya langsung telah turun ke lapangan guna memantau situasi dan memberikan arahan langsung kepada seluruh anggotanya dan jajaran dilapangan.

"Saya sudah turun, ada arahan dari Presiden SBY agar tidak terjadi kebakaran, dan kalau sudah terbakar, jangan sampai ada asap, langkah memadamkan dengan manual dan hujan buatan dari Jakarta dan BNPT sudah dilakukan," ujar Kapolri Jenderal Pol Sutarma di Rupatama Mabes Polri JL. Trunojoyo Selasa (18/3).

Menurutnyaa, selain itu Polri juga telah memberikan pengobatan pada masyarakat yang terkena dampak langsung dari asab akibat pembakaran hutan.

Selain itu langkah selanjutnya yang paling penting adalah soal penegakan hukum yang paling utama sudah dilakukan di Riau.

"Langkah pengakan hukum yang tegas, keterangan saksi dan keterangan ahli yang cukup dari ahli dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan ada ahli lain," ujar Sutarman kembali.

Menurut Sutarman, aksi pembakaran hutan ini, bukan hanya kejahatan lingkungan hidup semata, namun sudah masuk kategori kejahatan kemanusian dan dapat membunuh masyarakat sekitarnya.

"Peristiwa ini memicu agar proses penegakan hukuman pelaku dapat diperberat. Agar oknum tertentu yang melakukan aksi ilegal jera. Sudah 60 orang di tangkap" pungkas Sutarman.(bhc/put)


 
Berita Terkait Polri
 
Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden
 
Jimly: Presiden Prabowo Punya Wewenang Batalkan Perpol Nomor 10/2025
 
Komjen Agus Andrianto Resmi Jabat Wakapolri Gantikan Komjen Gatot Eddy
 
HUT Bhayangkara ke-77, Pengamat Intelijen Sebut Tiga Hal Ini Yang Nyata Dihadapi Polri
 
Polri dan Bea Cukai Teken PKS Pengawasan Lalu Lintas Barang Masuk RI, Cegah Kejahatan Transnasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]