Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Virus Corona
Kapolda Metro Minta Warga Jangan Malas Check In Aplikasi PeduliLindungi saat Kunjungi Tempat Umum
2022-02-18 21:21:06

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran didampingi Walikota Kota Tangerang dan Danrem Wijayakrama dan para Duta Vaksinasi saat tinjau Vaksinasi Serentak di Puspem Kota Tangerang.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyebut, masih banyak warga mengabaikan aplikasi PeduliLindungi saat kunjungi tempat-tempat umum.

"Kita banyak yang mempunyai aplikasi PeduliLindungi, tapi penyakitnya cuma satu yaitu jarang mau 'check in'," kata Fadil saat meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak di Pusat Pemerintah (Puspem) Kota Tangerang, Jum'at (18/2).

Menurut Fadil, penggunaan aplikasi PeduliLindungi sangat penting untuk mendeteksi pergerakan orang-orang yang terpapar Covid-19 secara digital. Untuk itu Kapolda meminta warga memanfaatkan fungsi aplikasi tersebut.

"Saya minta, kalau kunjungi satu tempat fungsi aplikasi PeduliLindungi betul-betul dimanfaatkan. Jadi kalau ada apa-apa, misalnya kalau dia (orang) melakukan check in akan terdata dengan baik dengan PeduliLindungi. Jadi mudah untuk melacaknya. Sehingga dapat dilakukan langkah-langkah pencegahan," ujar Fadil.

Selain penggunaan aplikasi PeduliLindungi, Kapolda mengajak masyarakat segera melengkapi dosis vaksin. Mengingat, tambah Fadil, saat ini angka kematian Covid-19 didominasi oleh pasien yang belum mendapatkan vaksin.

"Saya tidak bosan-bosannya mengimbau, agar masyarakat yang belum vaksin lengkap segera vaksin lengkap. Sarana, akses, sudah cukup tersedia," tukasnya.

Dari informasi disebut, pada tanggal 15 Februari 2022 lalu, vaksinasi dosis 1 di Kota Tangerang telah mencapai 95,2 persen dan dosis 2 sebanyak 73,3 persen. Sementara dosis 3 mencapai 6,9 persen.

"Terimakasih kepada seluruh Forkompimda Tangerang atas pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak ini," ucapnya.(bh/amp)


 
Berita Terkait Virus Corona
 
• Pemerintah Perlu Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Rakyat terkait Kedatangan Turis China
 
• Pemerintah Cabut Kebijakan PPKM di Penghujung Tahun 2022
 
• Indonesia Tidak Terapkan Syarat Khusus terhadap Pelancong dari China
 
• Temuan BPK Soal Kejanggalan Proses Vaksinasi Jangan Dianggap Angin Lalu
 
• Pemerintah Umumkan Kebijakan Bebas Masker di Ruang atau Area Publik Ini
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]