Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Mudik
Kapolda Metro Jaya Memantau Persiapan Pos Pelayanan dan Pengamanan Jalur Mudik Pantura
2017-06-06 16:15:50

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan bersama sejumlah pejabat Polda Metro Jaya, memantau persiapan pos pelayanan dan pengamanan Kepolisian.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan bersama sejumlah pejabat Polda Metro Jaya, memantau persiapan pos pelayanan dan pengamanan Kepolisian di sepanjang jalur mudik Pantura, di daerah Bekasi.

"Saya mengecek persiapannya. Pertama mereka (pemudik) akan berangkat biasanya melalui jalur Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) atau di balik Kayucabe (Kampung Melayu-Cawang-Bekasi)," ujar Iriawan di Bekasi, Selasa (6/6).

Dikatakannya, para pemudik khususnya pengendara sepeda motor akan diperiksa jumlah penumpang dan barang bawaannya, di pos check point.

"Kami akan melihat pertama adalah kesiapan mereka mudik. Kadang-kadang saudara kita mudik dengan membawa barang yang cukup banyak, dan di belakangnya ada kayu, ada koper dan juga penumpang yang melebihi kapasitas. Kami akan lakukan penertiban untuk tidak melebihi kapasitas yang ada, jadi nanti diturunkan dan disiapkan bus. Ini untuk keselamatan," ungkapnya.

Ia menambahkan, petugas juga akan mengecek kondisi kendaraan yang digunakan pemudik.

"Kami akan mengecek untuk kesiapan kendaraannya, apakah laik jalan atau tidak. Kami akan siapkan bengkel di sini, dokter juga untuk cek kesehatannya, dan juga bagi yang tidak puasa diberikan makanan dan minuman ala kadarnya," katanya.

Ia berharap, dengan dilakukannya pemeriksaan para pemudik siap menempuh jalan yang cukup jauh.

"Dengan harapan mereka siap menempuh jalan yang cukup jauh, biasanya ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan bahkan ke Jawa Timur. Sebab itu di sini kita melakukan hal tersebut," jelasnya.

Ia menuturkan, ada tiga pos check point di wilayah Bekasi Kota dan Bekasi Kabupaten. Seperti di Lagoon Apartemen, Tambun Business Park dan Kedung Waringin.

"Jadi hari ini saya dengan Kapolres terkait mengecek jalur reguler pantura yang biasa dipakai sepeda motor. Besok Kamis (8/6), saya akan mengecek jalur tol untuk kendaraan roda empat. Di sana juga ada tiga pos untuk melakukan pengamanan, terutama istirahat, cek kendaraan dan isi BBM," terangnya.

Menurutnya, para pemudik diperkirakan sudah mulai pulang kampung pada H-5, karena libur cukup panjang.

"Kami harapkan kami fokus pada 22, 23, 24 Juni, sehingga akan ada pengecekan jalur dan pengamanan. Sepanjang jalur ini nanti ada 102 titik anggota yang berjaga. Setiap titik ada dua anggota yang berjaga, selain patroli kendaraan roda dua dan roda empat yang kita siapkan. Prediksi puncak arus mudik tanggal 22-23 Juni," tuturnya. (bh/as)


 
Berita Terkait Mudik
 
Mudik Lebaran 2024, Korlantas: 429 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan
 
Gelar Rakor Lintas K/L, Polri Pastikan Mudik-Balik Lebaran 2024 Berjalan Aman dan Nyaman
 
Kemenhub Diingatkan Agar Mudik Lebaran 2023 Harus Lebih Lancar dan Terkendali
 
Buka Rakernis Korlantas, Kapolri: Wujudkan Mudik 2023 Aman hingga Tingkatkan Pelayanan Publik
 
Kapolri Lepas 11.300 Peserta Mudik Gratis Polri 2022 Tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah-DIY dan Jawa Timur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]