Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Kapolda Aceh Silaturahmi dengan Muspida dan Tokoh Ulama Aceh Timur
Thursday 18 Sep 2014 03:31:34

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. M. Husein Hamidi saat di pesijuk oleh Ketua Majelis Permusyawaran Ulama (MPU) Tgk. H. Bukhari Muslem di Pendopo Bupati Aceh Timur.(Foto: BH/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. M. Husein Hamidi dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Aceh Timur pada, Rabu (17/9) melakukan pertemuan dengan Muspida dan tokoh agama di Aula Serba Guna Idi Rayeuk.

Sebelumnya orang nomo 1 di Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk wilayah provinsi Aceh itu di sambut oleh Wakil Bupati Syahrul bin Syama'un di Pendopo Bupati dan di pesijuk oleh ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Teungku H. Bukhari Hasan.

Usai makan siang Kapolda bersama rombongan menuju aula pertemuan, dalam pertemuan tersebut beliau mengajak seluruh masyarakat untuk mengantisipasi pengaruh terhadap bahaya Narkoba bagi generasi muda daerah itu.

"Narkoba merupakan bahaya paling besar bagi generasi Aceh, khususnya Aceh Timur, serta meminta kepada tokoh agama untuk menghidupkan ba'da magrib di meunasah (surau-surau), untuk menghindari anak anak dari pengaruh Narkoba," pintanya.

"Narkoba tidak mengenal usia dan status kalau sudah merasakan pasti ketagihan, untuk itu perlu ada pencegahan dini," jelas Husein Hamidi.

Sementara, wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Bin Syama'un dalam sambutannya menyebutkan sangat mengapresiasi kunjungan Kapolda ke kabupaten itu.

"Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas kedatangan bapak kapolda ke daerah kami, sebelumnya pemkab Aceh Timur juga telah membantu Rp 4,9 milyar untuk membangun prasarana Mapolres, ini merupakan dukungan pemerintah daerah terhadap jajaran kepolisian," ujar Syahrul.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]