Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Kebakaran
Kapal LCT di Sekitar Galangan PT Baroka Bersaudara Perkasa Meledak dan Terbakar
2021-02-12 11:20:14

Kapal LCT yang diduga milik PT Baroka Bersaudara Perkasa yang terbakar pada Kamis (11/2). (Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Musibah ledakan yang di ikuti dengan kebakaran kapal Landing Craft Tank (LCT) dan Kapal Selfie Propelled Oil Barge (SPBO) yang berada di sekitar galangan kapal PT. Baroka Bersaudara Perkasa yang berada di Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim), pada Kamis (11/2}.

Peristiwa terbakarnya pada LCT yang menimbulkan ledakan hebat di sekitar galangan PT. Baroka Bersaudara Perkasa di perairan Pulau atas pada Kamis sekitar pukul 15.00 Wita tersebut yang mengakibatkan tiga nyawa yang dikabarkan hilang.
Ledakan beberapa kali tersebut membuat panik warga sekitar dan berhamburan keluar rumah.

Selang beberapa saat setelah kejadian tersebut beberapa warga berdatangan dilokasi kejadian untuk menanyakan keluarganya yang bekerja di perusahaan tersebut, namun kebanyakan mere belum mendapatkan informasi yang jelas, karena belum ada informasi yang jelas dari pihak perusahaan terkait dugaan ada korban yang hilang.

Informasi yang berhasil diperoleh saat terjadinya kebakaran pada LCT tersebut juga terjadi 6 kali ledakan dan terbakar yang membuat panik warga sekitar, tiga pekerja belum ditemukan diduga hilang akibat insiden tersebut.

Seorang anak yang yang bernama Rizal kepada wartawan mengatakan orang tuanya bekerja di perusahaan tersebut sebagai tukang las namun belum tahu nasib orang tuanya.

"Ayah saya memang bekerja di sini PT Baroka sebagai Tukang Las, saya tidak tahu apakah dia baik-baik saja atau gimana. Biasanya dia pulang jam setengah lima, tapi sekarang belum ada kabar," ujar Rizal.

Hal yang sama dikatakan Irwan, bahwa saat ledakan dirinya lagi bekerja di belakang galangan, tiba tiba mendengar bunyi ledakan dan diikuti dengan semburan api. "Kami semua berhamburan keluar, awalnya kami kira petir yang menyambar namun ketika kami lihat ke kapal keluar asap yang mengepul dan apinya langsung membesar.

Hingga berita ini naik tayang belum ada keterangan dari pihak perusahaan atau pihak kepolisian terkait insiden ledakan dan terbakarnya LCT milik PT Baroka Bersaudara Perkasa tersebu.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Kebakaran
 
Kebakaran Kembali Terjadi di Samarinda, Hanguskan 8 Rumah dan 48 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
 
KM Prince Soya Tujuan Samarinda Terbakar di Pelabuhan Parepare
 
Kebakaran Ruko Tiga Pintu di Samarinda, 7 Orang Meninggal Dunia
 
Pemukiman Padat Penduduk di Samarinda Seberang Terbakar, 15 Bangunan Jadi Arang
 
Berita Terbakar Kapal LCT PT Baroka Sangat Mendiskreditkan, Masalah Korban dan Kerugian Semua akan Ditanggung Perusahaan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]