Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Kecelakaan Kapal Laut
Kapal Feri Terbalik di Bangladesh, 65 Orang Tewas
Monday 23 Feb 2015 21:54:46

Insiden transportasi umum kerap terjadi di Bangladesh seiring dengan membludaknya penumpang melebihi kapasitas.(Foto:
BANGLADESH, Berita HUKUM - Sedikitnya 65 orang tewas, termasuk seorang bayi, ketika kapal feri yang mereka tumpangi terbalik di sebuah sungai di Bangladesh. Kapal feri bernama MV Mostofa tersebut terbalik setelah bertabrakan dengan sebuah kapal pukat di Sungai Padma, sekitar 40 kilometer arah barat laut dari Ibu Kota Dhaka.

Saat insiden berlangsung, diduga lebih dari 100 orang berada di kapal feri itu.

Sejumlah pejabat Bangladesh mengatakan setidaknya 50 penumpang selamat karena mampu berenang ke tepi sungai atau diselamatkan.

Namun, korban tewas terus bertambah sejak kapal ditemukan. Sesaat setelah kejadian, sebanyak 33 jenazah telah dievakuasi. Beberapa jam kemudian, jumlah jasad yang dapat dibawa dari dalam sungai telah berakumulasi menjadi 65 orang.

“Sebagian besar jasad baru ditemukan di dalam kapal ketika kapal diangkat ke permukaan dan ditarik ke tepi sungai,” kata Inspektur Polisi Abdul Muktadir kepada kantor berita AFP.

Temuan itu sejalan dengan penjelasan Hafizur Rahman Sheikh, salah seorang korban selamat. Menurutnya kepada harian Prothom Alo, banyak penumpang terjebak di dek bawah manakala kapal feri tenggelam.

Polisi kini telah menahan dua awak kapal pukat yang terlibat tabrakan dengan kapal feri.

Insiden transportasi umum kerap terjadi di Bangladesh. Awal bulan ini, sedikitnya tujuh penumpang kapal feri tewas di bagian selatan negara tersebut.

Lalu, pada Agustus 2014, lebih dari 100 orang tewas tatkala sebuah kapal feri karam. Saat kejadian, kapal itu berkapasitas 85 orang itu mengangkut lebih dari 200 penumpang.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Kecelakaan Kapal Laut
 
Tabrak Batang Kayu, Speedboat Nur Shinta Tenggelam di Perairan Ujo Bilang Sungai Mahakam
 
Tragedi di Danau Victoria, Setidaknya 200 Orang Meninggal Dunia
 
Implikasi Hukum Penerapan Scientific Marine Accident Investigation
 
KM Sinar Bangun Tenggelam karena Human Error
 
Musibah KM Lestari Maju Harus Jadi Perhatian Serius Pemerintah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]