Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Partai Aceh
Kantor Partai Aceh di Granat, Pelaku Gunakan Granat Manggis
Wednesday 12 Mar 2014 01:29:26

Polisi bersenjata lengkap mengamankan kantor Partai Aceh Kecamatan Lueng Bata, Kantor Partai Aceh Lueng Bata digranat orang yang belum diketahui identitasnya, ledakan terdengar hingga radius 300 meter. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.(Foto: Radzie/acehkita.com)
BANDA ACEH, Berita HUKUM - Kepolisian Daerah Aceh menurunkan tim Gegana dan Inafis untuk melakukan olah tempat perkara penggranatan kantor Partai Aceh Kecamatan Lueng Bata, Selasa (11/3) malam pukul 20.15 WIB. Polisi menyebutkan, senjata yang digunakan untuk meneror Partai Aceh merupakan granat jenis manggis.

Pantauan acehkita.com, puluhan polisi diturunkan untuk mengamankan Kantor Partai Aceh di Jalan Teungku Imuem Lueng Bata Banda Aceh itu. Puluhan warga memadati jalan, sehingga menyebabkan satu ruas jalan ditutup.

Kepala Kepolisian Resort Kota Banda Aceh Komisaris Besar Moffan MK menyebutkan, dalam menjalankan aksinya pelaku menggunakan granat manggis.

“Dari pin yang kita temukan, sepertinya granat manggis,” kata Kapolres Moffan kepada wartawan di lokasi kejadian.

Granat yang dilemparkan oleh orang yang belum diketahui identitasnya itu terjatuh di depan kantor atau dekat tiang listrik. Namun, meski jatuh sekitar 10 meter dari kantor, serpihan granat menyebabkan kaca jendela di lantai dua kantor tersebut pecah. Pintu kantor juga terlihat bolong-bolong. Dua kubah masjid ukuran kecil yang berada di samping kantor Partai Aceh juga terkena serpihan.

Moffan menyatakan polisi belum mengetahui pelaku penggranatan tersebut. “Tidak ada saksi yang melihat. Ada kader Partai Aceh di dalam kantor hanya mendengar suara ledakan,” ujar Moffan.

Saat kejadian, ada lima kader dan simpatisan Partai Aceh di dalam kantor. “Tidak ada korban jiwa,” sebut Kapolres Moffan.

Sebagaimana diketahui bahwa, wilayah provinsi Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah ini, terjadi teror-teror politik yang cukup memanas dibanding daerah lain di Indonesia. Dari amatan media BeritaHUKUM.com, seperti yang ada dalam pemberitaan sebelumnya, beberapa kejadian teror juga terjadi, yang diduga kuat ada hubungan dengan persaingan antar Partai Politik menjelang Pemilu 2014.(FG/ak/bhc/sya)


 
Berita Terkait Partai Aceh
 
• Muzakir Manaf: Haram Dukung Capres PDI-P
 
• Doto Zaini Mengutuk Penembakan di Bireun
 
• Selesai Kampanye, Kader PA Kritis Di Tembak OTK
 
• Di Langsa, Posko Caleg Partai Aceh Diduga Dibakar OTK
 
• Kantor Caleg PDI-P Aceh Tengah Diserang Massa Partai Aceh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]