Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Partai Aceh
Kantor Caleg PDI-P Aceh Tengah Diserang Massa Partai Aceh
Thursday 20 Mar 2014 13:39:18

Ilustrasi: Polisi bersenjata lengkap mengamankan kantor Partai Aceh Kecamatan Lueng Bata, Kantor Partai Aceh Lueng Bata digranat orang yang belum diketahui identitasnya, ledakan terdengar hingga radius 300 meter. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.(Foto: Radzie/acehkita.com)
TAKENGON, Berita HUKUM - Aksi Penyerangan terhadap Kantor Partai Aceh (PA) dibarengi pengrusakan dan pembakaran oleh massa PETA, dan Laskar Merah Putih di Takengon, Selasa (18/3) malam berbuntut munculnya aksi serangan balasan oleh massa PA, Rabu (19/3) siang.

Suasana kedua di Kabupaten di dataran tinggi Gayo tersebut Aceh Tengah dan Bener Meriah sepanjang siang hingga lepas magrib tadi malam sempat mencekam.

Sepanjang siang kemarin munnculnya gelombang massa dari kawasan pesisir Aceh yang menggunakan belasan unit mobil pribadi berstiker PA serta gambar caleg dari partai lokal tersebut memasuki Kota Takengong dan bener Meriah.

Masyarakat di kedua kabupaten itu bertambah takut setelah tersiar kabar dari media sosial bahwa terjadi pembakaran tiga unit mobil dan pengrusakan delapan unit lainnya di Puskud milik Tagore Abubakar, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah.

Letusan senjata yang terdengar beberapa kali semakin memunculkan ketakutan masyarakat, di sepanjang jalan yang dilintasi, mulai dari kawasan Bener Meriah hingga Aceh Tengah, massa terlihat merusak dan menurunkan atribut kampanye milik Tagore Abubakar, caleg DPR RI dari PDI-P.

Tagore Abubakar adalah Ketua Pembela Tanah Air (PETA) Aceh. Massa dari organisasi ini pula yang pada Selasa malam terpantau menyerang Kantor PA Takengon, terkait kampanye yang dalam orasi politik dinilai melecehkan.

Masuknya iring-iringan mobil massa PA ke Takengon sekitar pukul 13.00 WIB disikapi oleh Polres Aceh Tengah dengan menyebar personel mengamankan sejumlah lintasan utama seperti Desa Paya Tumpi yang merupakan pintu masuk Takengon dan Simpang Empat, Kecamatan Bebesen.

Pengamanan juga diperketat di Simpang Wariji dan Simpang Lembaga, Kecamatan Bebesen.
Di sejumlah kawasan dalam wilayah kota Takengon, massa PA berpatroli dengan kendaraan atau jalan kaki sambil menenteng parang. Atribut-atribut PDIP di sepanjang jalan dirusak dan diturunkan massa.

Massa juga sempat menuju kediaman Caleg PDIP Tagore Abubakar di Kampung Kuteni Reje, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah. Namun polisi mengendalikan situasi sehingga iringan PA melanjutkan konvoi ke Jalan Yos Sudarso dan berhenti sejenak di Simpang Lembaga, Kecamatan Bebesen. Sekira pukul 18.00 WIB, setelah berbincang dengan Kapolres Aceh Tengah, massa kembali ke Bener Meriah.

Ba’da magrib, Muspida Plus Aceh Tengah dan Bener Meriah serta unsur pimpinan dari pihak yang bersinggugan menggelar musyawarah di Gedung DPRK Bener Meriah untuk mencari solusi penyelesaian kisruh yang bisa berdampak buruk terhadap perdamaian tersebut. (bhc/SI/gun)


 
Berita Terkait Partai Aceh
 
• Muzakir Manaf: Haram Dukung Capres PDI-P
 
• Doto Zaini Mengutuk Penembakan di Bireun
 
• Selesai Kampanye, Kader PA Kritis Di Tembak OTK
 
• Di Langsa, Posko Caleg Partai Aceh Diduga Dibakar OTK
 
• Kantor Caleg PDI-P Aceh Tengah Diserang Massa Partai Aceh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]