Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Jakarta
Kampung Kumuh Nelayan Kamal Muara Digagas Lurah Menjadi Kampung Pelangi
2018-02-01 14:49:39

Lurah Kamal Muara Dwi Pandji Forkiantoro bersama warga bergotong royong mengecat rumah mereka dengan warna pelangi.(Foto: BH /hmb)

JAKARTA, Berita HUKUM - Kondisi wilayah kampung nelayan di wilayah Kelurahan Kamal Muara Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, salah satu wilayah yang selama ini dikenal kumuh dan selalu tak luput dari banjir jika musim hujan turun, kini tengah mulai digagas dan diperbaiki. Bahkan kampung kumuh ini akan 'disulap' menjadi kampung pelangi.

Meski baru sebagian jalan yang mulai dibangun dan ditata sedemikian rupa, namun kini pemukiman kumuh tersebut mulai berbeda dan tampak indah dipandang mata.

Lurah Kamal Muara, Dwi Pandji Forkiantoro bersama warganya terus bergotong royong demi mewujudkan program kampung pelangi yang bersih, indah dan rapi.

Pihaknya saat ini sudah melakukan sejumlah tahap pembangunan yang akan mendukung keberadaan Kampung Pelangi tersebut. Jika fasilitas kampung diperbaiki dan dengan aktivitas gotong royong masyarakat diperkuat maka, cetusnya, suatu saat hasilnya sangat membawa manfaat bagi warga dan bahkan bisa menjadi icon destinasi wisata di Jakarta.

"Tahap pertama selama sebulan adalah merubah kampung perkampungan ini menjadi warna warni dengan plester tembok, mengecat seluruh rumah, jalan dan jembatan. Dan saat ini sudah mulai kelihatan hasilnya," ujar pria ini mengaku merumuskan ide cemerlang ini dengan terinspirasi dari banyak membaca dan pengetahuan dari internet, kepada Pewarta BeritaHUKUM.com pada, Kamis (1/2).

Pada tahap pembangunan ini, lanjut Panji, pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat setempat dan sejumlah stakeholder guna membantu secara materi maupun tenaga sukarela guna mewujudkan pemukiman yang kumuh dan tak luput dari banjir menjadi kampung Pelangi yang indah, bersih, hijau dan sehat.

Selain itu pihaknya juga menata saluran atau drainase sungai yang ada wilayahnya.

Pantauan pewarta, tampak sebagian perkampungan Kamal Muara memang sudah tampak bersolek.

Tembok bagian luar diplester semen dan dicat warna warni yang menarik dan kampung ini terlihat bak putri jelita, cantik, anggun, dan saat ini menjadi pusat perhatian.

“Ide membuat Kampung Pelangi datang setelah saya terinsipirasi dari internet yang mana ada beberapa wilayah kumuh kini menjadi destinasi wisata, setelah kampungnya dicat dengan warna pelangi," jelas Panji.

Tak mengherankan jika pria yang memiliki ide gemilang ini merumuskan dan mewujudkan kampung pelangi sejalan dengan misi Walikota Jakarta Utara yang ingin mempercantik wilayahnya.(bh/hmb)



 
Berita Terkait Jakarta
 
Omzet Toko Daging Dharma Jaya di Kembangan Capai Ratusan Juta
 
Presiden dan Wakil Presiden RI Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Anies Baswedan
 
Gelar Acara 'Jakarta Menyapa', Gubernur Anies Apresiasi Peran Kader PKK Menjaga Kesejahteraan Keluarga
 
Survei CSIS Bertolak Belakang dengan Data BPS, Tingkat Kesempatan Kerja di DKI Jakarta Meningkat
 
KPw BI DKI Jakarta Sebut Transaksi Digital QRIS di Jakarta Luar Biasa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]