Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Kakorlantas: Masyarakat Yang Tidak Ada Aktifitas Penting, Ya Standby
Thursday 17 Jan 2013 19:46:35

Kakorlantas Mabes Polri Irjen Pol Drs. Pudji Hartanto Iskandar, MM.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketinggian air di Jantung Kota Jakarta sekitar bundaran Hotel Indonesia ( Bundaran HI), serta depan gedung UOB, depan Jalan Blora Jakarta Pusat, air sudah mulai surut 60 cm sejak Kamis (17/1) siang tadi yang lebih dari satu meter.

Air banjir ini berasal dari tanggul jalan Latuharhari, Menteng Jakarta Pusat yang Jebol' sekitar 30 meter panjangnya sejak pagi tadi, hingga air mulai naik dan masuk di jalan Sudirman dan Thamrin sejak pukul 10:00 Wib, air mulai naik dan masuk ke gedung perkantoran satu persatu, serta Bundaran HI dan sekitarnya tergenang banjir, belum pernah terjadi seperti ini.

Kakorlantas Mabes Polri Irjen Pudji Hartanto yang ditemui BeritaHUKUM.com, mengatakan kepada pewarta, "sementara, ya memang situasi ini yang tidak kita kehendaki, semua saat ini posisi yang rendah ya Pasti banjir, saya menghimbau kepada masyarakat yang tidak ada aktifitas yang penting, ya standby, agar mengamankan di rumah masing-masing, bila tidak ada keperluan yang keluar rumah," ujar Irjen Pudji.

"Saat ini sudah ada TIM Sar, TNI - Polri - Perhubungan ya semua dengan kendaraan-kendaraan yang besar, yang tinggi kita coba mengevakuasi dan menyebrangkan bagi mereka yang tidak dapat pulang dan terjebak, jadi kita upayakan untuk dapat menyeberang agar kembali ke rumah masing-masing," jelas Pudji Hartanto yang langsung turun di lokasi kejadian banjir di jalan Jend Sudirman.

Ketika di tanya soal korban jiwa akibat banjir besar hari ini di Jakarta, Pudji menjawab,"saya di lapangan terus tidak tau berapa korban jiwa, kalau di depan TV saja tau lihat Breaking News," pungkasnya.(bhc/put)


 
Berita Terkait Banjir
 
• Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
• Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
• Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
• Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
• Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]