Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Gerakan Anti Narkoba
Kak Seto: Rokok dan Kopi Awal Penggunaan Narkoba
Wednesday 30 Jan 2013 18:05:59

Seto Mulyadi (Kak Seto) saat menjawab pertanyaan di gedung BNN, Rabu (30/1).(Foto: Berita HUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Seto Mulyadi atau akrab di panggil Kak Seto mengungkapkan bahwa rokok dan kopi merupakan awal penggunaan narkoba. Untuk itu, Kak Seto meminta pada seluruh orang tua untuk menjauhkan anak-anaknya dari hal itu. Terutama anak yang masih sekolah SMP kebawah. Hal itu diungkapkan Kak Seto saat mengunjungi Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (30/1).

Kedatangan Kak Seto untuk menemui Deputi Rehabilitasi BNN. Dalam pertemuan itu membahas bagaimana menangani korban narkoba terutama yang masih anak-anak dan orang tua yang mempunyai anak. Selain bertemu Deputi Rahab, Kak Seto juga mengaku bertemu Wanda Hamidah. Pertemuan dengan Wanda karena anggota DPRD DKI Jakarta itu mempunyai anak. Dengan kejadian ini akan mempengaruhi pada psikologis anaknya.

"Bahaya narkoba dari tingkat SMP ke bawah. Untuk itu, jauhi anak yang berusia segitu dari rokok dan kopi, karena itu mengandung zat adiktif. Hal itu bisa berkembang ke arah narkoba," ujarnya.

Ditangkapnya artis yang sedang naik daun, Raffi Ahmad memang membuat para pesohor negeri ini mendatangi BNN. Mulai dari Menteri, Komnas Perlindungan Anak, Anggota DPR RI, bahkan sejumlah orang berlomba-lomba mendatangi gedung BNN.

Hari ini, Rabu (30/1) bukan hanya keluarga korban saja nampak di BNN, Ketua Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi atau akrab dipanggil Kak Seto juga hadir di gedung yang terletak di jalan MT Haryono ini. Ia tiba di gedung BNN sekitar pukul 14:15 WIB tadi. Entah apa maksud kehadiran Kak Seto, sebab yang ditangkap BNN bukan lagi seorang anak-anak.

Senin lalu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo mendatangai BNN, Ketua DPP PAN; Bima Arya. Hari Selasa, tampak artis, Baim Wong, Melly Goeslaw, Komnas anak Arist Merdeka Sirait. Hari ini Kak Seto pun muncul di BNN. "Saya sudah bertemu Wanda, kalau masalahnya seperti apa, tanyakan langsung ke Wanda. Sebentar lagi dia akan pulang," ujarnya, sebelum meninggalkan gedung BNN.(bhc/din)


 
Berita Terkait Gerakan Anti Narkoba
 
INSANO Deklarasikan Gerakan Sosialisasi Pasal 104 dan 108 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika
 
YARA dan Mahasiswa Unsam Langsa Lakukan Kampanye Anti Narkoba
 
Ubahara Citrakan Kampus Bebas Narkoba
 
Muzakir Manaf: Jangan Sampai Generasi Aceh Kedepan akan Menjadi Manyat Hidup
 
Universitas Budi Luhur Jawara Kampus Bersih Narkoba 2013
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]