Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
OTT KPK Kajari Praya Lombok Tengah
Kajari Praya Lombok Tengah Ditangkap KPK
Sunday 15 Dec 2013 17:17:04

Konferensi Pers terkait OTT KPK Kajari Praya Lombok Tengah, Minggu (15/12).(foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menjelaskan kepada wartawan bahwa, Tim Penyidik KPK selepas malakukan ekspose dan gelar perkara melalui Pimpinan dan para Penyidik terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Praya di Lombok Tengah (SUB) Nusa Tengara Barat (NTB) dan seorang wanita (LAR) pihak swasta sepakat menaikan status keduanya sebagai Tersangka.

"Lebih kurang 15 menit lalu kami, Pimpinan KPK dan Penyidik selesai melakukan ekspose terhadap kasus operasi tangkap tangan yang dilakukan kemarin dalam ekspose di sepakti, bahwa 2 orang tersebut statusnya sebagai tersangka," ujar Bambang, di kantornya HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan Minggu (15/12).

Dijelaskanya lebih lanjut, bahwa untuk kasus (OTT) di Lombok untuk keduanya statusnya sudah ditingkatkan dan dikeluarkan surat perintah penyidikan sore ini.

Sementara itu 2 orang yang telah diamankan didalam ruang pemeriksaan KPK, hingga saat ini masih terus di periksa, yang diduga kuat Jaksa tersebut terlibat dalam kasus suap sengketa tanah yang sedang ditanganiya di Praya, Lombok Tengah, NTB.

Bambang juga menjelaskan bahwa, penyidik KPK mendapat iinformasi yang akurat dari masyarakat dan menurunkan tim, serta melakukan pengintaian dan selanjutnya pada, Minggu (14/12) pukul 19:15 Wita yang melakukan operasi tangkap tangan di sebuah hotel di pantai Sengigi Lombok Barat.(bhc/put)


 
Berita Terkait OTT KPK Kajari Praya Lombok Tengah
 
Oknum Kejari Praya, Subari, SH.MH Diberhentikan Sementara
 
KPK Geledah Rumah Lusita Tersangka Suap Jaksa Subari
 
Operasi Tangkap Tangan Oknum Jaksa, Hasil Kerjasama Kejaksaan dan KPK
 
'Jaksa Agung Stop Gaji Kajari Praya NTB, Subri Terancam di Pecat'
 
Kepala Kejari Praya dan Seorang Wanita LAR di Tangkap Tim KPK
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]