Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Kabut Asap
Kabut Asap, Bandara SSK II Ditutup
Tuesday 27 Aug 2013 18:41:14

Kabut asap tebal kembali menyelimuti Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.(Foto: Ist)
PEKANBARU, Berita HUKUM - Kabut asap tebal kembali menyelimuti sebagian Riau dan yang terparah di Kota Pekanbaru. Jarak pandang pada Selasa (27/8) pagi, hanya sekitar 300 meter.

Akibatnya, hingga pukul 09.00 WIB, aktivitas perbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru lumpuh total. Setidaknya ada enam jadwal penerbangan ditunda.

Airport Duty Manager SSK II Pekanbaru, Baikuni April yang dihubungi wartawan membenarkan belum ada aktivitas penerbangan.

"Sampai saat ini, jarak pandang masih di bawah 500 meter," ucap dia.

Akibatnya, enam jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat tertunda. Tiga pesawat semestinya sudah berangkat meninggalkan Pekanbaru menuju Jakarta, yakni Garuda, Lion Air, dan Sriwijaya Air. Sebaliknya, tiga pesawat lagi dari Jakarta tujuan Bandara SSK II Pekanbaru juga tak berani berani mendarat.

"Belum ada yang berangkat. Semua pesawat menunggu kondisi jarak pandang normal," tutur dia, seperti dikutip dari shnews.co, pada Selasa (27/8).

Kemarin sore, Badan Metreologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menyebutkan berdasarkan pantauan satelit Terra Modis, ada 27 titik api terbesar di beberapa daerah di Riau. Kabut asap itu bersumber dari kebakaran hutan dan lahan.(snc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Kabut Asap
 
Upaya Penanggulangan ISPA Akibat Bencana Kebakaran dan Kabut Asap Ditinjau dari Prespektif UU
 
1.000 Prajurit TNI Diberangkatkan ke Riau
 
1.000 Prajurit TNI Diberangkatkan ke Sumsel
 
Aksi Unjuk Rasa GMP Serentak di 5 Titik Menuntut Cegah Kebakaran Hutan
 
PP Muhammadiyah: Musibah Asap Bukan Bencana Alam, Pemerintah Harus Segera Cari Solusi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]