Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Lalu Lintas
KaKorlantas Benarkan Gesekan antara Petugas PJR dan Pengendara di Tol Cikampek
2021-09-18 18:40:50

Tampak screenshoot video yang viral di media sosial TikTok, PJR dan pengemudi truk terjadi gesekan di Tol Cikampek (Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Korps Lalu Lintas (KaKorlantas) Polri Irjen Pol Istiono membenarkan, adanya gesekan antara petugas PJR (Polisi Jalan Raya) dan pengendara di Tol Jakarta-Cikampek. Sebelumnya beredar viral sebuah rekaman video memuat peristiwa keributan antara polisi lalulintas (polantas) dengan pengendara di Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di Kilometer 35.

"Iya benar...," kata Istiono, saat dikonfirmasi pewarta BeritaHUKUM, Sabtu (18/9).

Dalam rekaman itu, seorang pengendara mengungkapkan kekecewaannya terhadap aksi polantas yang diduga menganiaya rekannya ketika meminta STNK untuk dikembalikan.

"Bilang katanya STNK-nya sudah dikasih, ternyata belum dikasih STNK-nya. Baru punya saya doang plat Bandung. Dan itu mobil didepan punya temen saya, STNK-nya belum ada (dikembalikan)," kata pengendara yang merekam peristiwa itu.

"Seorang anggota PJR di Km 35 Jakarta-Cikampek, STNK temen saya belum dikasih dibilangnya sudah dikasih. Aneh nih PJR, gila. Dan temen saya dianiaya, dipukul. Bibirnya pecah berdarah," tambahnya.

Istiono menjelaskan, keributan itu dipicu akibat adanya salah paham antara kedua belah pihak.

"Saya cek ke Kasubdenwal PJR, ada miskomunikasi antara pelanggar sama petugas. Sebenarnya STNK ketinggalan di mobil," terang Istiono.

Terkait adanya dugaan tindakan penganiayaan yang dilakukan anggotanya, Istiono mengatakan kedua anggota polisi itu tengah dimintai keterangan.

"Lagi didalami lagi anggota untuk diklarifikasi sama Provost kita," lugas Istiono.

Lihat Video Viralnya : Klik disini. (bh/amp)


 
Berita Terkait Lalu Lintas
 
Anggotanya Sigap Bantu Pengendara Mobil Kempis Ban, Kombes Sambodo: Jiwa Polantas sebagai Penolong
 
HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-66, Satlantas Polrestro Bekasi Kota Gelar Vaksinasi Massal
 
KaKorlantas Benarkan Gesekan antara Petugas PJR dan Pengendara di Tol Cikampek
 
Didenda Tilang Rp 500 Ribu, Polisi: AS, Pengemudi Porsche Boxster Sempat Tidak Mengaku
 
Operasi Keselamatan Jaya Digelar 12-25 April 2021, Dirlantas PMJ: Tidak Ada Penindakan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]