Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub Sumut
KPU Medan Tolak Pencoblosan Ulang
Thursday 14 Mar 2013 10:55:11

Humas KPU Medan, Pandapotan Tamba.(Foto: BeritaHUKUM.com/and)
MEDAN, Berita HUKUM - Terkait adanya permintaan saksi dari pasangan Nomor 2 cagub dan cawagub Sumut, Effendi Simbolon-Jumiran Abdi untuk melakukan pilkada ulang di Kota Medan akibat minimnya partisipasi pemilih, KPU Medan menolaknya.

Humas KPU Medan, Pandapotan Tamba mengatakan alasan pihaknya menolak diadakannya pencoblosan ulang karena tidak relevan dengan UU Pemilu yang berlaku, dimana gelaran pemilu baru dapat diulang bila terjadi kerusuhan, bencana alam dan hal tak terduga lainnya.

Tambah Pandapotan, pihaknya mengklaim pada Pilkada Sumut 2013 ini sangat kondusif dan tidak bermasalah sehingga sama sekali tidak ada alasan untuk dilakukan pemilu ulang di Kota Medan.

"Ini tidak ada relevansinya, karena dalam UU pencoblosan ulang itu dilakukan apabila ada berbagai hal seperti kerusuhan, bencana alam dan hal-hal tidak terduga. Sedangkan pada pilkada kemarin pelaksanaannya di Medan sangat kondusif, dan tidak ada persoalan sehingga tidak ada alasan untuk melakukan pencoblosan ulang," ujar Pandapotan, Kamis (14/3) di kantor KPU Medan Jalan Kejaksaan.

Pandapotan menambahkan, kalau masalah tingkat partisipasi warga Medan rendah yang menjadi alasan pencoblosan ulang, maka itu sama sekali tidak diatur dalam undang-undang. Sehingga jika pihak yang merasa keberatan dengan hasilnya, maka dipersilahkan untuk menyampaikan ke Mahkamah Konsitusi sebagai pihak berwenang menangani masalah ini.

Sebelumnya saksi dari pasangan cagub dan cawagub Sumut nomor urut 2, bernama Henri Jhon meminta dilaksanakannya pemilu ulang di Kota Medan saat KPU Medan menggelar Rapat Pleno Terbuka hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilihan umum gubenur dan wakil gubernur Sumut tahun 2013, karena tingkat partisipasi warga Medan hanya 36,6 persen.(bhc/and)


 
Berita Terkait Pilgub Sumut
 
• Saksi Pasangan Ganteng Bantah Soal Money Politic dan Black Campaign
 
• Saksi Ungkap Kecurangan Pasangan Ganteng
 
• Inilah Hasil Perolehan Suara Pilkada Sumut Seluruh Kabupaten/Kota
 
• KPU Medan Tolak Pencoblosan Ulang
 
• Saksi Esja Minta Kota Medan Mencoblos Ulang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]