Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
KuKar
KPK Tetapkan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari Jadi Tersangka
2017-09-27 06:47:33

Ilustrasi. Rita Widyasari (43), Bupati Kutai Kertanegara saat di wawancarai.(Foto: BH /mnd)
Betita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kutai Kertanegara ( Kukar) Rita Widyasari sebagai tersangka dalam kasus korupsi pemberian izin Perkebunan dan Pembangunan Mall Citra Gading.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/9).

"Ibu Rita Widyasari itu ditetapkan sebagai tersangka betul, tapi bukan OTT (operasi tangkap tangan)," ujar Laode.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, penetapan tersangka Rita Widyasari Bupati Kutai Kartanegara tersebut sebagai tersangka dilakukan melalui pengembangan penyelidikan yang dilakukan KPK.

Informasi yang di peroleh pewarta BeritaHUKUM.com, Tim KPK yang berjumlah sekitar 21 orang yang terbagi dalam 5 tim satga yang di Pimpin Rilo Pambudi pada, Selasa (26/9) sekitar pukul 11.30 Wita hingga pukul 16.55 Wita yang melakukan penggeledahan di ruang Kantor Bupati Rita Widyasari, ruang Wakil Bupati, ruang Sekda Kukar dan Kantor Dinas Perkebunan.

Selain di kantor Bupati Kukar, beberapa tim juga melakuksn penggeledahan di Rumah Dinas Bupati, Rumah Pribadi Bupati, Rumah Syaukani orang tua bupati, dan Rumah Khoirudin sebagai tim sukses Bupati Kukar.

Dalam penggeledahan tersebut Tim KPK menyita Uang 5.000 USD yang berada di mobil Alphard milik Bupati Kukar Rita Widyasari.

KPK juga mengamankan mobil Alphard milik Rita, Politikus partai Golkar kelahiran Tenggarong serta Range Rover milik Khairudin yang saat ini dititipkan di Polres Kukar.(bh/gaj)


 
Berita Terkait KuKar
 
Proyek PLTS Desa Manamang Kanan dan Manamang Kiri Dikeluhkan Kedua Kades
 
Eksepsi Pengacara Terdakwa Kasus Korupsi Laptop RT Nyatakan Dakwaan JPU Kabur
 
Kadisdukcapil Kukar Roni Sumarna Didakwa Korupsi Proyek Laptop RT Kukar Rp 676 Juta
 
Abun: Uang Rp 6 Milyar Itu Bisnis Jual Beli Emas, Bukan Suap ke Bupati Kukar
 
KPK Tetapkan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari Jadi Tersangka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]