Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Wisma Atlet
KPK Tengah Telusuri Tujuh Kasus Nazaruddin
Thursday 25 Aug 2011 18:10:28

Johan Budi (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
JAKARTA-KPK mulai menyelidiki kasus korupsi lain, di luar kasus wisma atlet SEA Games 2011. Kasus itu terjadi di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). “Ada tujuh kasus di tahap penyelidikan yang tengah diusutnya,” kata Karo Humas KPK Johan Budi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/8).

Menurutnya, dalam kasus Kemenkes, KPK menduga telah terjadi tindak pidana korupsi dalam dua kasus, yaitu pengadaan alat bantu belajar mengajar pendidikan kedokteran spesialis di rumah sakit pendidikan dan rujukan di Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Depkes tahun 2009 dengan nilai sebesar Rp490 miliar.

"Ada lagi pengadaan peralatan pembangunan fasilitas produksi riset dan teknologi vaksin flu burung di Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan tahun 2008-2010 dengan nilai proyek Rp1,3 trilun," paparnya.

Sedangkan di Kemendiknas, Johan menuturkan, adanya lima kasus dalam tingkat penyelidikan di lima universitas di Indonesia. "Iya masih sama dengan yang kemarin. Semuanya tahun 2010," ujarnya.

Adapun lima kasus di Kemendiknas yang telah diusutnya adalah kasus pengadaan peralatan laboratorium di Universitas Negeri Jakarta, pengadaan peralatan laboratorium dan meubeler di Universitas Sriwijaya, pengadaan peralatan laboratorium pusat riset dan pengembangan bidang ilmu di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, pengadaan pengembangan laboratorim FMIPA Universitas Negeri Malang, dan pengadaan laboratorium Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten.(mic/spr)


 
Berita Terkait Kasus Wisma Atlet
 
• Pernyataan Yulianis, Diduga Fahri Hamzah Ikut Kecipratan Uang dari Nazaruddin
 
• Elza Syarief: M Nazaruddin Akan Beberkan 30 Kasus Korupsi Baru Ke KPK
 
• Lengkapi Berkas Anas, KPK Garap Angie
 
• Kalah Banding di Pengadilan Tinggi, KPK Berniat Banding Hingga ke MA
 
• KPK Telusuri Keterlibatan Gubernur Alex Noerdin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]