Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Wisma Atlet
KPK Takkan Banding Atas Vonis Penyuap Sesmenpora
Monday 24 Oct 2011 18:22:13

Juru bicara KPK Johan Budi SP (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan takkan mengajukan upaya vonis yang diterima Mindo Rosalina Manullang dan Mohammad El Idris. Pasalnya, kedua terdakwa perkara korupsi suap terkait proyek pembangunan wisma atlet SEA Games XXVI/2011 itu, telah bersikap kooperatif dan sangat membantu penyidikan dalam membongkar kasus ini.

"KPK memutuskan untuk tidak melakukan upaya banding untuk Rosa dan El Idris. Vonis majelis hakim itu, kami anggap sudah melebihi setengah dari tuntutan jaksa KPK. Mereka juga sangat kooperatif saat diperiksa KPK," kata Karo Humas KPK Johan Budi SP kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta, Senin (24/10).

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tipkor Jakarta menjatuhkan hukuman penjara bagi terdakwa manajer marketing PT Anak Negeri, Rosa Maulang selama 2,5 tahun penjara serta denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurangan. Sedangkan terdakwa manajer PT Duta Graha Indah (DGI) El Idris divonis dua tahun penjara serta denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan.

Johan juga memastikan bahwa berkas penyidikan tersangka M Nazaruddin belum selesai. Namun, diharapkan segera dituntaskan, agar perkaranya segera diadili. KPK masih harus melakukan pemeriksaan untuk melengkapi berkasnya. Begitu berkas perkaranya selesai, pihaknya segera melimpahkan berkasnya untuk bisa segera disidangkan.(tnc/spr)


 
Berita Terkait Kasus Wisma Atlet
 
Pernyataan Yulianis, Diduga Fahri Hamzah Ikut Kecipratan Uang dari Nazaruddin
 
Elza Syarief: M Nazaruddin Akan Beberkan 30 Kasus Korupsi Baru Ke KPK
 
Lengkapi Berkas Anas, KPK Garap Angie
 
Kalah Banding di Pengadilan Tinggi, KPK Berniat Banding Hingga ke MA
 
KPK Telusuri Keterlibatan Gubernur Alex Noerdin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]