Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Century
KPK Periksa Dua Saksi Century
Monday 21 Jan 2013 12:35:23

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.(Foto: BeritaHUKUM.com/coy)
JAKARTA, Berita HUKUM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai beraksi pasca libur karena banjir. Hari ini, Senin (21/1) KPK langsung mendalami kasus pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) Bank Century yang saat ini terus digodok. Untuk itu, lembaga pimpinan Abraham Samad ini melakukan pemeriksaan terhadap dua pejabat Bank Indonesia (BI).

Dua orang terkait kasus century yang kali ini diperiksa adalah Pengawas Bank Madya Senior pada BI Pahala Santoso, dan mantan Direktur Dewan Pengawas Bank 1 BI, Zainal Abidin.

Priharsa Nugraha, Kepala Informasi dan Pemberitaan KPK membenarkan bahwa kedua orang itu diperiksa untuk mendalami kasus ini. Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Budi Mulya dan Siti Chalimah Fajrijah. “Mereka akan diperiksa untuk kasus Century,” ujar Priharsa.

Zainal dan Pahala diduga mengetahui ataupun mendengar tentang proses pemberian FPJP untuk Bank Century. Dalam kasus century ini, KPK baru menetapkan dua tersangka yakni Budi Mulya dan Siti Chalimah Fadrijah sebagai tersangka.

Keduanya dinilai bertanggung jawab atas pemberian FPJP kepada Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun. Untuk itu, mereka dinilai telah menyalahgunakan wewanang.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Century
 
• Asia Sentinel Akhirnya Minta Maaf Ke SBY, Partai Demokrat dan Rakyat Indonesia
 
• SBY: Tangkap dan Penjarakan Saya Kalau Fitnah Itu Benar
 
• Demo HMS Tuntut Sri Mulyani dan Boediono Mesti Dimeja Hijaukan terkait Kasus Bank Century
 
• Diluncurkan, Buku Tim Sembilan Membongkar Skandal Century
 
• Timwas Century Minta Pemerintah Serahkan Potensi Aset Yang Bisa Dikembalikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]