Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
KPK
KPK Harus Jadi Petarung
Sunday 26 Jul 2015 17:04:10

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Melihat situasi bangsa Indonesia belakangan ini, dimana kasus korupsi kembali terkuak, Pendiri Maarif Institute sekaligus Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta Ahmad Syafii Maarif, memberikan petuah agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menjadi petarung.

"Indonesia adalah kepingan surga. Maka itu diperlukan petarung-petarung unggulan Indonesia untuk menghalau korupsi. Pemimpin KPK yang akan datang kalau bisa kelima-limanya petarung sejati," tegas Syafii, saat memberikan tausiyah bertema "Membangun Insan KPK yang Religius dan Berintegritas" pada Senin (13/7) lalu. Jika tidak, sangat sayang negeri yang kaya raya ini akan habis dikeruk oleh koruptor.

Mantan ketua umum PP Muhammadiyah ini juga heran dengan banyaknya pihak yang ingin melemahkan KPK. Padahal, lembaga ini dibentuk atas kesepakatan bersama dengan tujuan sama, yakni memerangi korupsi yang telah menggurita. "KPK ini dibangun pada masa reformasi, ada KPK, MK, KY, macam-macam konstitusi atas kesepakatan dibuat oleh DPR, Pemerintah dan para pakar. Namun (setelah dibangun) negara ini tidak serius untuk menghabisi korupsi," ujar Syafii.

Dalam acara buka puasa bersama itu, turut hadir para komisioner KPK, yakni Taufiqurachman Ruki, Johan Budi SP, dan Indriyanto Seno Adji. Selain itu, beberapa mantan komisioner juga hadir, di antaranya Mas Achmad Santosa beserta istri, Lilyana Santosa, Erry Riyana Hardjapamekas dan Chandra M. Hamzah, serta mantan penasihat Said Zainal Abidin.(kpk/bh/sya)


 
Berita Terkait KPK
 
Pecah Rekor 3 kali OTT KPK dalam Sehari, Siapa Saja Pejabat yang Terseret?
 
KPK Bakal Terbitkan Sprindik Baru untuk Saksi Ahli Prabowo-Gibran di MK,Ali: Sudah Gelar Perkara
 
Firli Bahuri Mundur sebagai Ketua dan Pamit dari KPK
 
Polda Metro Tetapkan Komjen Firli Bahuri sebagai Tersangka Kasus Peras SYL
 
Ungkap Serangan Balik Koruptor, Firli: Kehadiran Saya ke Bareskrim Bentuk Esprit de Corps Perangi Korupsi Bersama Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]