Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pemilu 2014
KPK Bentangkan Spanduk Raksasa, Serukan 'PILIH YANG JUJUR.
Wednesday 09 Apr 2014 02:06:09

Dalam Menyambut Hari Pencoblosan Pemilu pada Pileg esok hari, Rabu 9 April 2014 untuk memilih Anggota Dewan, Banner Raksasa ditayangkan KPK di Atas Gedung KPK Jakarta Teks; ' PILIH YANG JUJUR.(Foto: BH/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sehari jelang pemilu legislatif, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelimuti gedung KPK, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta dengan spanduk raksasa bertuliskan “Pilih yang Jujur”. Bekerja sama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia, spanduk berukuran 30x30 meter itu dibentangkan menutupi sisi utara gedung KPK, sehingga jelas terlihat oleh pelintas jalan.

Rencananya, spanduk raksasa tersebut akan dipasang hingga akhir penyelenggaraan pemilihan presiden, sebagai simbol visual untuk mengingatkan masyarakat luas agar menggunakan hak pilih mereka dengan memilih pemimpin dan wakil rakyat yang jujur demi kebaikan bangsa.

Dalam pesta demokrasi ini, KPK menaruh perhatian besar, agar terselenggara pemilu yang jujur dan adil, serta berintegritas dan antikorupsi. Karena itu, KPK meyakini, partisipasi masyarakat akan turut menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan, kearah yang lebih baik.

Menurut pimpinan KPK Adnan Pandu Praja, dalam kampanye “Pilih yang Jujur”, KPK mengambil peran sebagai trigger mechanism untuk mengajak seluruh elemen masyarakat menggunakan hak pilihnya secara jujur. “Sebagai pemilih yang berintegritas, masyarakat harus menolak segala bentuk politik uang, berani untuk menolak jual-beli suara, serangan fajar, dan sejenisnya,” katanya.

Karenanya, perjuangan untuk menghadirkan pemilu yang jujur dan berintegritas, mestilah lahir dari pribadi dan masyarakat yang jujur. Begitulah KPK memandang penting arti kejujuran dalam sendi kehidupan, termasuk dalam demokrasi dan kehidupan berbangsa.

Kegiatan kampanye “Pilih yang Jujur” merupakan salah satu rangkaian kegiatan kampanye Pemilu Berintegritas 2014 yang memfokuskan pada tingkat pemilih. Kampanye ini menjangkau seluruh medium, baik media sosial, media massa dan media luar ruang.

Tagline “Jujur” dipilih karena merupakah salah satu nilai antikorupsi. Istilah “jujur” juga merupakan padanan yang paling dikenal masyarakat untuk menggambarkan kata “integritas”, sehingga diharapkan, pesan kampanye lebih mudah dipahami masyarakat.(kpk/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]