Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PBNU
KH Ahmad Bagja: Kuatkan Persaudaraan Terutama Ukhuwah Wathaniyah
2018-08-03 06:04:48

Kiai Bagja saat menghadiri kegiatan zikir bersama di Majelis Zikir Zulfaqar Indonesia yang berpusat di kawasan Limus Pratama Regency, Limus Nunggal, Bogor, Kamis (2/8) malam.(Foto: BH /mos)
BOGOR, Berita HUKUM - Tokoh Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) sekaligus penasehat Majelis Zikir Zulfaqar Indonesia KH Ahmad Bagja mengingatkan pentingnya persatuan umat. Terlebih dalam situasi politik seperti sekarang ini yang dalam waktu dekat akan diadakan proses Pemiilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden pada 17 April 2019 mendatang.

Pria yang juga menjabat Ketua bidang generasi muda Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini menekankan secara khusus kepada umat Islam di Indonesia agar tidak memiliki sifat berburuk sangka kepada siapa pun dalam kehidupan sehari-hari.

"Jauhkan diri dari prasangka buruk. Kuatkan persaudaraan kita terutama ukhuwah wathaniyah (kebangsaan). Tujuannya untuk mewujudkan kehidupan di Indonesia menjadi lebih baik," kata Kiai Bagja saat menghadiri kegiatan zikir bersama di Majelis Zikir Zulfaqar Indonesia yang berpusat di kawasan Limus Pratama Regency, Limus Nunggal, Bogor, Kamis (2/8) malam.

Menurut Kiai Bagja, umat Islam harus mensyukuri bahwa Indonesia merupakan sebuah negara yang besar dan beragam. Sehingga, harus dimanfaatkan dengan kegiatan positif salah satunya seperti tradisi keagamaan. "Misalnya pada malam ini kita rutin berdzikir," ujar Kiai Bagja.

Kiai Bagja juga menyinggung soal maraknya penyebaran informasi hoaks yang menyesatkan. Untuk mengantisipasi hal itu, menurutnya, perlu dilakukan proses tabayyun atau cross check terlebih dahulu terhadap informasi yang kita dapatkan.

"Banyak orang yang pintar, tapi sulit mencari yang jujur. Jujur itu bukan soal akal, tapi soal hati, soal nurani. Dan dzikir ini adalah untuk membangun hati kita, nurani kita, batin kita, jiwa kita. Majelis ini juga bagian dari bagaimana upaya mencerdaskan bangsa. Jadi berkaitan dengan yang ingin kita bangun adalah manusia Indonesia yang cerdas secara aqliah dan juga cerdas secara batiniah. Lantas apa fungsinya kita dalam konteks NKRI yang plural dan bermacam-macam," pungkasnya.

Menurutnya, keberagaman yang ada di Tanah Air ini perlu disyukuri. "Ada 17 ribuan pulau, tujuh ratus suku, bahasa yang berbeda-beda, bahkan sesama Islam saja ada berbagai pengelompokan, ada organisasi-organisasi, ada komunitas-komunitas tertentu dan itu semua harus kita terima dengan rasa syukur," ucapnya.(bh/mos)


 
Berita Terkait PBNU
 
PBNU Sesalkan 5 Tokoh Nahdliyin Temui Presiden Israel: Lukai Perasaan Muslim
 
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman Sambangi PBNU
 
Cetak Sejarah, Akhirnya Kyai Said Aqil PBNU Dapat Jatah Komisaris BUMN
 
Said Aqil Sebut Suara NU Dimanfaatkan Di Pilpres, Haikal Hasan: Itulah Tingkah Pemerintah Kita
 
Pembakaran Bendera Tauhid Jadi Catatan Penting untuk Dikaji
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]