Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
PT KAI
KA Bandara Soetta-Manggarai Ditarget Akan Beroperasi 2014
Monday 07 Jan 2013 10:18:35

Pengerjaan proyek Kereta Api (KA) jalur stasiun Manggarai-Bandara Soekarno Hatta (Soetta).(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Perhubungan menargetkan Kereta Api (KA) jalur stasiun Manggarai-Bandara Soekarno Hatta (Soetta) sudah bisa beroperasi pada semester 1 tahun 2014.

Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono, mengatakan dari tiga komponen pembangunan prasarana Kereta bandara yang dilakukan, satu komponen sudah selesai dilakukan tahun lalu yaitu pembangunan jalur ganda dari Duri ke Tangerang yang dikerjakan oleh Ditjen Perkeretaapian.

“Komponen kedua yaitu dari Batu Ceper ke Bandara, dan komponen ketiga pembangunan stasiun di dalam bandara sedang dikerjakan tahun ini,” kata Bambang di Jakarta, Minggu (6/1).

Untuk komponen kedua, lanjut Wakil Menhub, merupakan tugas dari PT Kerata Api Indonesia (KAI), antara lain berupa, pembebasan lahan, pembangunan jembatan, revitalisasi stasiun, dan pembuatan city check in. Sementara untuk komponen ketiga dikerjakan oleh PT Angkasa Pura (AP) II berupa pembangunan stasiun di dalam bandara dan pembangunan gedung parkir (integrated building).

Bambang mengungkapkan untuk pembangunan prasarana ke bandara tersebut diperkirakan menelan dana sekitar Rp 3,5 triliun. “Jika ditambah dengan sarananya atau train set-nya, berkisar sekitar Rp 5 triliun,” ungkapnya.

Menurut Wakil Menhub, saat ini pertumbuhan penumpang angkutan udara sangat tinggi yaitu lebih dari 50 juta penumpang petahunnya, sehingga untuk transportasinya tidak bisa hanya mengandalkan angkutan jalan raya saja.

“Kalau kita hanya mengandalakan jalan raya, jalan rayanya akan jenuh, macet dan akan ada satu keandalan yang turun dari jalan manakala ada kondisi alam tertentu,” ungkapnya.

Diharapkan dengan beroperasinya Kereta Bandara ini bisa menjadi opsi moda transportasi bagi masyarakat yang akan menuju dari dan ke Bandara.

“Keberadaan kereta bandara ini akan menjadi solusi bagi mereka yang akan melakukan perjalanan dari dan ke bandara,” sebut Bambang.

12 Bandara Baru

Pada bagian lain Wamenhub mengatakan Kementerian Perhubungan tengah melakukan percepatan pembangunan bandara-bandara, khususnya yang terletak di daerah-daerah terluar atau perbatasan Indonesia untuk meningkatkan aksesibilitas. Dari total 24 bandara-bandara kecil yang sedang dibangun, 12 Bandara telah dinyatakan siap beroperasi di tahun 2013.

“Dari total 24 bandara, dalam dua tahun kedepan kita coba percepat pembangunan bandara baru. Tahun 2013 ini, ada 12 bandara siap beroperasi, tujuh bandara akan beroperasi 2014 dan lima bandara pada tahun 2015,” kata Bambang Susantono.

Wamenhub Bambang Susantono menjelaskan bahwa Pemerintah tidak hanya concern membangun bandara-bandara besar saja, tapi juga harus memikirkan begitu banyak airstrip (bandara kecil) di Indonesia yang harus dibangun.

“Membangun bandara-bandara kecil sangat penting untuk meningkatkan aksesisbilitas wilayah terutama di pedalaman, perbatasan dan wilayah timur Indonesia,” jelas Bambang.

Ke-12 bandara yang siap beroperasi di tahun 2013 antara lain: Medan Baru, Pekonserai, Muara Bungo, Bawean, Bone, Sumarorong, Kuffar-Seram, Tual Baru, Saumlaki Baru, Waisai, kamanap dan Waghete Baru.

Total investasi untuk membangun Bandara-Bandara perintis tersebut, menurut Bambang, anggaran APBN yang dikeluarkan sekitar Rp 3 triliun.

“Pembangunan bandara-bandra perintis juga merupakan bagian dari upaya kita untuk bantu daerah menekan biaya logistik,” tandasnya.(es/skb/bhc/opn)


 
Berita Terkait PT KAI
 
• KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
 
• KAI Akan Laporkan dan Tuntut Pengemudi Mobil yang Tabrak KRL
 
• KAI Layani Tes PCR Selama Nataru, Tarifnya Rp195.000 di 17 Stasiun
 
• Mulai Besok Jalur 10 Stasiun Kereta Manggarai Bakal Ditutup Selama 45 Hari
 
• Pemerintah Cabut Subsidi untuk 5 Kereta Api Ekonomi, Ini Daftarnya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]