Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
ASNLF
Jubir ASNLF: Perkuat 3 Pilar untuk Aceh yang Lebih Baik
Monday 22 Jul 2013 22:29:20

Juru bicara Aceh Sumatera National Liberation Front (ASNLF), Tgk. Sufaini Syekhy.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Perjalanan perdamaian Helsinki yang sudah berlangsung selama delapan tahun, namun belum ada tanda-tanda kondisi Aceh ke arah yang lebih baik karena rakyat Aceh justru hidup semakin sulit.

Hal itu dikatakan Juru bicara Aceh Sumatera National Liberation Front (ASNLF), Tgk. Sufaini Syekhy, yang selama ini selalu peduli dengan kondisi Aceh melalui telepon selularnya kepada wartawan, Senin (22/7).

Menurutnya, selama ini ada tiga pilar penting yang belum berjalan dengan baik di Aceh. Maka kami atas nama mantan juru bicara GAM Australia terpanggil untuk meminta semua pihak baik pemerintah maupun non pemerintah untuk bisa bersama-sama membangun Aceh yang bermartabat tanpa ada permusuhan sesama masyarakat Aceh.

"Tanpa kita bekerjasama dengan semua pihak, baik dengan jajaran pemerintah dan non perintahan, semua itu mustahil akan terwujud. Untuk itu wajib kita semua untuk saling bekerja sama, tinggalkan perpecahan demi membangun Aceh yang lebih baik lagi dalam mengisi perdamaian ini," ujar Tgk. Syekhy.

Maka dalam hal ini, ASNLF berkeinginan Aceh kedepan harus menjalankan tiga pilar yang sangat penting dalam menciptakan Aceh yang damai, makmur dan sejahtera. Pertama, bangun ekonomi makro/mikro untuk mendongkrak lapangan kerja rakyat seluas-luasnya, dan ini harus ada kerjasama dengan pemerintah.

Kedua, segera lakukan rekonsiliasi dengan tokoh-tokoh GAM luar negeri, dalam nanggroe/kombatan, TNA, Panglima Wilayah/Ulama, tokoh masyarakat lainnya, namun ini juga perlu ada i'tikad baik dari semua pihak tanpa terkecuali.

Sedangkan yang ketiga, jalankan demokrasi dengan sebaik-baiknya di Aceh tanpa membeda-bedakan satu sama lain. Diharapkan semua pihak bisa membuka diri demi menciptakan Aceh yang bermartabat dan untuk tetap menjaga terpeliharanya perdamaian di bumi seuramoe.

Sesuai dengan pemikiran di atas, kami meminta semua pihak untuk bisa bekerja sama dengan Pemerintah Aceh saat ini agar bisa membangun Aceh yang makmur sejahtera.

"Kami atas mantan GAM di Australia di bawah Lembaga Acehnese Australia Association (AAA), siap menjadi fasilitator dalam mempersatukan semua pihak dalam membangun Aceh kedepan. Dan kami siap membantu Pemerintah ZIKIR (Zaini Abdullah - Muzakkir Manaf_red) dalam menjalankan pemerintahan di Aceh," sebutnya.

Bila pemerintah ZIKIR siap menjalankan tiga pilar penting tersebut, dijamin semua panglima wilayah/TNA/partai politik di Aceh akan siap menjaga perdamaian Helsinki serta siap membangun Aceh bersama-sama.

"Kami juga tetap komitmen dalam memperjuangkan kemerdekaan rakyat secara ekonomi/demokrasi/persatuan dan kesatuan, Aceh milik kita semua tanpa terkecuali. Jangan ada lagi permusuhan antar sesama anak bangsa, mari tetap kita jaga perdamaian Aceh untuk masa depan anak cucu kita yang lebih baik," demikian tutup Tgk. Sufaini Syekhy.(bhc/sul)


 
Berita Terkait ASNLF
 
Ini Tanggapan Tokoh GAM Tentang ASNLF
 
Siaran Pers Acheh-Sumatra National Liberation Front (ASNLF)
 
Jubir ASNLF: Perkuat 3 Pilar untuk Aceh yang Lebih Baik
 
ASNLF Serukan Rakyat Tagih Janji Zikir
 
ASNLF: Perjuangan GAM Belum Berakhir, Apalagi Bergabung Dengan NKRI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]