Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PDIP
Jokowi Jadi Bintang Rakerda PDI-P DKI Jakarta
Sunday 21 Oct 2012 18:18:51

Suasana didepan Gedung DPD PDI-P DKI Jakarta di Tebet pada Rakerda II.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Hari ini berlangsung pelaksanaan Rapat Kerja Daerah ke II, pengurus Partai Demokrasi Perjuangan (Rakerda II PDI-P) DKI Jakarta Minggu, (21/10) di jalan Tebet Raya Jakarta Selatan.

Rakerda PDI P ke II ini, dihadiri oleh semua pengurus partai DPC dan Ormas PDI P Se- Jakarta, yang dihadiri juga oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. Rapat kerja yang bertema" Berjuang Untuk Kesejahteraan Rakyat Menuju Kemenangan 2014", ini juga membahas tentang strategi partai berlambang Banteng Moncong Putih, setelah berhasil memenangkan Pilkada DKI Jakarta sekaligus membahas persiapan kemenangan Kader PDI-P 2014.

Joko Widodo yang telah berhasil menang dalam pertarungan Pilkada DKI bulan lalu, menjadi bintang dalam RAKERDA ke 2 hari ini, dimana masih di elu-elukan kader Partai, juga banyak pengurus Partai Demokrasi Perjuangan yang meminta Foto bersama Gubernur DKI Jakarta yang baru dilantik minggu lalu.

Rakerda ini dibuka pagi tadi sekitar pukul 10:00 WIB oleh ketua DPD DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat, untuk mengucapkan terimakasih atas kerja keras seluruh mesin Partai PDI-P dan syukuran atas kemenangan Joko Widodo dan Basuki.

Joko Widodo sendiri hadir dengan mengenakan baju batik lengan panjang, ketika hendak meninggalkan Gedung DPD PDI P DKI Jakarta selepas acara Rakerda ini Jokowi tidak banyak berkomentar hanya mengatakan, "hadir sebagai Kader Partai, semoga PDI P semakin di cintai Wong Cilik," ujarnya.

Ketika di tanya selepas acara ini mau menuju kemana, Joko Widodo Menjawab" tanyakan ke supir saya aja, saya ndak tau mau kemana ini", pungkasnya sambil berlalu.(bhc/put)


 
Berita Terkait PDIP
 
Perbandingan oposisi era SBY vs Jokowi vs Prabowo, saat ini PDIP tegaskan sebagai partai penyeimbang
 
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
 
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
 
Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
 
Pengamat: Megawati Tak Gentar, Anggap Kasus Hasto Kristiyanto Cuma Angin Sepoi-sepoi, Bukan Badai
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]