Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Jokowi: Di 25 Titik Genangan Hampir Ada Mulut Air
Thursday 14 Nov 2013 18:52:11

Tampak anggota TNI AD saat bersih-bersih di Banjir Kanal Barat.(Foto: BH/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sekitar 4.500 anggota TNI AD dan Dinas kebersihan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dibantu ribiuan warga menggelar bersih-bersih sampah di bantaran Banjir Kanal Barat (BKB) di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Kamis (14/11) pagi sekitar pukul 08.30 Wib.

Asisten Teritorial KASAD, Mayjen TNI Meris Wiryadi, menyebutkan selain membersihkan kali dan sungai, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat supaya tidak buang sampah sembarangan.

"Kegiatan seperti ini harus berlanjut supaya tidak banjir terus menerus di Jakarta. Kegiatan ini bekerjasama dengan Pemda DKI yang ada di bawah untuk berikan penyuluhan memberikan edukasi," kata Meris Wiryadi.

Joko widodo atau yang lebih akrab dipanggil Jokowi dan Mayjen TNI Meris Wiryadi lalu berpatroli menyusuri aliran Kali Ciliwung dengan speedboat.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Jokowi, menuturkan pembenahan ibukota Jakarta akan terasa sia-sia, apabila warga Jakarta masih membuang sampah sembarangan.

Menurut Jokowi, banjir di Jakarta di akibatkan karena sampah yang menyumbat di mulut-mulut aliran sungai.

"Di 25 titik genangan hampir ada mulut air. Tidak bisa untuk aliran air karena tersumbat sampah. Kemudian ada genangan lain, got tak bisa mengalir dilihat ada sampah juga," ujar Jokowi.

Jokowi juga mengatakan akan menerapkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah secara ketat, sehingga warga tidak bisa lagi sembarangan membuang sampah.

"Itu dendanya sebesar Rp 500 ribu untuk masyarakat, sementara kalau perusahaan Rp 50 juta jika buang sampah sembarang," ujarnya.(bhc/bar)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]