Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Suap PON Riau
Joko Pekik Diperiksa Terkait Kasus PON
Monday 18 Mar 2013 11:51:03

Joko Pekik Irianto, Deputi Peningkatan Prestasi di Kementerian Olahraga (Kemenpora) saat akan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (18/3).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Joko Pekik Irianto, Deputi Peningkatan Prestasi di Kementerian Olahraga (Kemenpora) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012 lalu. Ia dipanggil sebagai kapasitas saksi untuk tersangka kasus ini yakni Rusli Zainal yang juga merupakan Gubernur Riau.

Joko pekik tiba di gedung KPK sekitar pukul 09:50 WIB. Saat dikonfirmasi kedatangannya, ia mengaku akan diperiksa soal kasus PON. "Untuk PON, tersangka Rusli," kata Joko, Senin (18/3).

Selain Joko Pekik, pada kasus ini KPK juga akan memeriksa Wilton Malumbut (swasta). Priharsa Nugraha, Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK menerangkan, dua orang ini akan diperiksa perkara PON Riau. "Joko diperiksa untuk tersangka RZ (Rusli Zainal)," kata Priharsa.

Seperti diketahui, Rusli ditetapkan sebagai tersangka karena diduga memberi dan menerima suap dalam pembangunan venue-venue PON. Tidak hanya itu, Ketua DPP Partai Golkar ini juga telah melakukan praktek korupsi pada pemberian ijin pengelolaan hutan di Palelawan, Riau.

Namun, hingga saat ini, Rusli belum sekalipun diperiksa KPK sejak ia ditetapkan sebagai tersangka.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Suap PON Riau
 
• Mantan Gubernur Riau Divonis 14 Tahun Penjara
 
• Kahar Muzakir Bantah Ada Pertemuan Dirinya dan Setya Novanto serta Rusli Zainal
 
• Anggota Komisi X DPR Kahar Muzakir, Masih di Periksa KPK
 
• Setya Novanto: Pemeriksaan KPK Tak Ada yang Baru
 
• Legislator Suap PON Riau Divonis 4 Tahun Bui
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]